Sebenarnya pertemuan kedua tim di partai final bukan pertama kali musim lalu. Sebelum perjumpaan di Stade de France, Paris, kedua tim pernah beradu di partai puncak musim 2017/2018.
Madrid yang ditangani Zinedine Zidane keluar sebagai pemenang pada pertandingan yang digelar di Kiev, Ukraina itu.
Saat itu, Gareth Bale mencetak brace dan satu gol lainnya dicetak Karim Benzema. Sadio Mane menjadi pencetak gol satu-satunya bagi Liverpool dan tak mampu membendung Madrid meraih “hat-trick” gelar beruntun.
Rivalitas bersejarah kedua tim ditandai dengan pertemuan keempat dalam enam musim terakhir. Dua di final dengan Madrid selalu menjadi pemenang. Di samping itu, Madrid menyingkirkan Liverpool di perempat final musim 2020/2021.
Bagaimana jalan cerita pertemuan kali ini?
Kita bisa melihat perjalanan kedua tim sejak awal musim, baik di pentas domestik maupun Liga Champions.
Liverpool jelas dalam kondisi kurang ideal. Si Merah terlihat kehilangan taji. Tersungkur di awal musim di kandang Napoli dan terseok-seok di papan tengah Liga Premier Inggris.
Situasi ini nyaris berbanding terbalik dengan Madrid. Perjuangan keras akan ditempuh Liverpool bila ingin mewujudkan harapan para penggemar melewati pencapaian Bayern Muenchen.
Jelas pekerjaan yang tidak mudah. Klopp harus mencari cara agar bisa melewati hadangan Madrid yang merupakan ujian sejauh mana mereka mampu meraih klimaks.
Berada di tiga dari lima final terakhir, termasuk musim lalu di Prancis, masih menimbulkan rasa penasaran dan rasa lapar.