Terkadang seseorang tak dapat rebahan apalagi tidur tanpa sprei milik pribadi, termasuk saya yang agak rewel dalam urusan tidur.
Saya terbiasa tidur dengan sprei, sarung bantal, bantal kecil serta selimut pribadi.
"Kita kan menginap di hotel, kamu sangsi kebersihannya ya?" Tanya Ray.
Begitu penasarannya melihatku repot mengemasi kain-kain itu jika akan menginap di hotel.
"Kenapa sih mesti repot bawa gembolan itu?" Ujarnya.
Kain sprei, sarung bantal, selimut tebal di kamar hotel harus dijaga kebersihannya juga oleh tamu.
Semakin mahal Anda membayar harga kamar, semakin lengkap semua fasilitas di dalamnya. Termasuk kain-kain bersih nan harum juga gorden, karpet, serta kain sofa.
Sebagai penyewa, Anda bebas menggunakan kamar itu senyampang tertib dan rapi digunakan. Saat check-out pun tidak lalai atau meninggalkan bercak noda yang sulit dibersihkan.
"Ah, tak mungkin ketahuan petugas hotel!" Itu anggapan kebanyakan tamu.
Jangan salah lho, pemeriksaan kamar akan dilakukan pada saat check-out. Ketika Anda berhadapan dengan resepsionis, ia akan mengontak room boy untuk memeriksa kamar yang baru Anda tinggalkan. Prosesnya cepat bahkan terkadang hanya memberi keterangan di sistem yang terhubung.
Tidak ketinggalan, kebersihan sprei putih tak luput dari periksa. Jika kedapatan noda berwarna yang sulit dihilangkan, maka akan dikenakan denda.