Bapak,
Ratusan hari kulalui tanpamu
Ratusan hari terlewati
Rasanya waktu terus berjalan, tapi rindu tetap menderu
Hingga sadar bahwa kau sudah pergi
Bapak,
Pagi tiba dengan cahaya sang surya
Memancarkan sinarnya untuk cerahkan hari
Namun belum sampai ku berikan sapa pagi
Ia telah berangsur pergi, menghilang
Semua ini terjadi atas kehendak Allah
Memang tiba -- tiba, tanpa rencana
Tapi Allah sudah merencanakan
Mengambilmu dan membuatku harus ikhlas atas rencana NYA
Gundah, gulana
Resah, tangis dan duka
Semuanya berubah sepi
Sejak hari pertama bapak pergi
Sekarang,
Seringkali ku tanyakan pada diri ini
Sejauh ini, sudah sanggup melangkah tanpa bapak
Hanya bisa titipkan rindu lewat doa dan air mata
Meski rindu kian menggebu
Rindu bertemu, meski memang tak mungkin
Ya Allah, titipkan rinduku untuk bapak
Sampaikan padanya, anak perempuannya disini baik -- baik saja
Hanya bisa sampaikan rindu lewat doa.
Bandung, 18 februari 2022Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI