Internet merupakan sebuah jaringan komputer yang terkoneksi melalui sistem yang bersifat global. Internet menggunakan internet protocol suite (TCP/IP) sebagai penghubung berbagai perangkat di seluruh dunia.Â
Internet terdiri dari beberapa jaringan, yaitu jaringan privat, akademik, bisnis, publik dan pemerintah dalam skala yang berukuran lokal hingga global. Penghubung jaringan ini adalah nirkabel, teknologi elektronik, serta jaringan optik. Â Berbagai macam informasi dari berbagai macam sumber dapat hadir dalam internet, seringkali berupa surat elektronik, telepon, dan dapat juga terjadi aktivitas file sharing.
Perkembangan zaman membawa internet bersifat semakin dinamis, keunggulan dari internet yang dapat diakses kapan saja tanpa ada batasan waktu menjadikan internet sebagai jaringan yang digunakan oleh seluruh khalayak dari berbagai belahan bumi. Sifatnya yang dapat digunakan oleh semua orang tanpa terkecuali ini menjadikan kebutuhan informasi melalui internet semakin besar.Â
Kebutuhan akan informasi dari setiap khalayak menjadikan pemanfaatan internet digunakan secara maksimal oleh penggunanya. Salah satu contoh paling nyata yang hadir berkat penggunaan internet adalah hadirnya citizen journalism atau jurnalisme warga.
Citizen journalism dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang dilakukan oleh orang biasa (yang bukan jurnalis) dalam partisipasinya mengambil peran aktif untuk mengumpulkan, melaporkan, menganalisis, dan menyebarluaskan berita serta informasi. Penggunaan kata jurnalisme dalam jurnalisme warga mengacu pada konsep jurnalisme yang bertanggung jawab terhadap kepentingan dan kebutuhan informasi publik.
Adanya perubahan kondisi dalam proses penerimaan informasi menjadikan adanya pergeseran dalam kegiatan jurnalisme. Dahulu jurnalisme hanya dapat dilakukan oleh pelaku media profesional saja, tetapi sekarang masyarakat umum juga dapat peran yang sama dalam kegiatan jurnalisme. Teknologi media baru berupa situs web, jaringan sosial dan media yang memudahkan warga untuk melaporkan berita lebih cepat dari wartawan profesional juga merupakan faktor pendukung pergeseran kegiatan jurnalisme ini.Â
Kehadiran citizen journalism berangkat dari konsep bahwa setiap orang dapat memiliki kecenderungan dalam proses produksi dan konsumsi, sehingga akhirnya menjadikan setiap orang dapat menjadi produsen dan konsumen dalam waktu yang bersamaan.
Citizen journalism dapat melaporkan berbagai macam hal seperti kemacetan, kebakaran, maupun informasi terkini lainnya yang ada disekitar mereka dengan cara menulis, mengambil gambar serta merekam video kemudian mengunggahnya di platform media.
CITIZEN JOURNALISM
Kesadaran media atas potensi khalayak dalam proses penyebaran informasi dan membesarkan nama media itu sendiri menjadikan citizen journalism menjadi suatu alternatif yang marak digunakan oleh beberapa media masa kini.
Dalam proses merangkul citizen journalism ini, media menyediakan dan membuat ruang bagi audiens untuk dapat menjadi wadah penyampaian solusi atas berbagai fenomena yang terjadi melalui media tersebut, setelah audiens memilih untuk melibatkan dirinya dalam media tersebut sebagai penyalur informasi maka audiens akan menyampaikan isi pikirannya melalui blog atau website yang disediakan oleh media tersebut melalui internet.
Di Indonesia, cukup banyak portal berita online yang menyediakan ruang bagi para warga untuk dapat turut aktif dalam memberikan informasi. Media online tersebut adalah Suara.com yang menerbitkan Yoursay, Kompas.com dengan Kompasiana, Tempo dengan Indonesiana dan masih banyak lagi media lain yang memberikan wadah bagi para citizen journalism.
Jenis kanal konten yang ditawarkan oleh blog ini berupa kanal yang dekat dengan kehidupan masyarakat pada umumnya seperti Sains & Sport, News, Hiburan, Gaya Hidup, Ekonomi, dan Fiksi. Keberagaman kanal ini bertujuan agar informasi yang dibagikan dan dikonsumsi oleh warga lebih bervariasi sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
Dalam praktiknya, menjadi bagian dari citizen journalism tidaklah sulit, contohnya di Kompasiana. Ketika audiens hendak mendaftar menjadi member, data yang harus diisi berupa nama lengkap, tanggal lahir, NIK dan data umum lainnya yang menunjukkan identitas diri kita. Setelah itu, audiens diberi kesempatan untuk menyanggupi segala peraturan dan persyaratan yang berlaku selaku member Kompasiana.
CITIZEN JOURNALISM SUDAH SAH ATAU BELUM?
Dalam proses penerapan keputusan, terjadi perdebatan yang cukup rumit dan memakan waktu yang tidak sebentar, perdebatan ini berdasar pada aspek kualitas berita, kredibilitas berita hingga perlindungan hukum yang dapat diterima oleh jurnalis warga.Â
Dari perdebatan tersebut kemudian muncul tantangan yang dapat muncul bagi para citizen journalism ;
Jurnalis pada dasarnya merupakan orang yang terlatih, dan tidak semua orang memiliki kemampuan dalam menyajikan berita. Terlebih ketika berita tersebut tergolong kedalam jenis berita, berupa features, straight news dan sebagainya, tentu saja harus disertai keahlian dalam proses penyajiannya
Kualitas isi berita merupakan poin penting yang harus diperhatikan oleh jurnalis, walaupun pada umumnya dalam penulisan berita blog tidak diterapkan tuntutan bahwa tulisan yang dibuat oleh citizen journalism harus sama dan setara dengan jurnalis profesional
Ada hukum yang mengikat, hal ini bertujuan agar para citizen journalism tetap memiliki rasa tanggung jawab dalam memberikan suatu informasi kepada khalayak luas. Apabila informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan realita, maka jeratan hukum akan siap mengadili pembuat berita
Sebagai citizen journalism yang pada umumnya menulis berita pada blog, harus siap menerima kenyataan bahwa pekerjaannya tidak mendapat gaji seperti jurnalis profesional pada umumnya.Â
Dari tantangan tersebut maka jurnalis diharuskan memiliki dan menaati etika jurnalistik. Etika jurnalistik merupakan pondasi yang dapat memperkuat identitas jurnalisme. Ketika fungsinya berjalan dengan baik, maka jurnalis dapat digolongkan ke dalam kondisi yang baik. Jurnalis harus bersifat etis dengan memberitakan informasi yang akurat dan berdasarkan fakta yang diperoleh dari berbagai sumber.
Pada dasarnya jurnalis diwajibkan untuk menaati kode etik yang telah disepakati oleh para jurnalis dan kode etik tersebut telah tertuang dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang tersedia dalam berbagai bentuk. Kode etik ini dibuat langsung oleh wartawan itu sendiri.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H