Â
Ada beberapa sosok tokoh yang tidak terlihat dari tayangan liputan langsung kemarin. Saat berlangsungnya debat perdana capres di hotel Bidakara. Bagi masyarakat DKI Jakarta, sosok Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta nampaknya memang tidak terlihat saat itu.Â
Selain itu, tidak nampak kehadiran Ketum Demokrat Susilo Bambang Yodhoyono. Tidak hadirnya SBY dalam debat perdana, sudah dijelaskan oleh Ketua Devisi Advokasi dan Bantuan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean.
ketika dijumpai oleh media berita online. Anies menyebutkan bahwa dirinya memang tidak datang langsung memberi dukungan bagi Prabowo Subianto dan sandiaga Uno, adapun alasan yang menjadi penyebab Gubernur DKI Jakarta tersebut tidak bisa hadir, dikarenakan adanya kesibukan di rumah dinasnya, di Jalan Taman Suropati nomor 7 Menteng Jakarta Pusat.
Secara kebetulan, jadwal yang tersusun sebelumnya mengalami bentrok dengan jam pelaksanaan Debat Capres yang dilangsungkan di hotel bidaracina.Â
Selain itu juga, Anis menjelaskan bahwa dirinya tidak menerima undangan dari tim Prabowo sandi untuk datang dan menghadiri acara debat perdana capres, hal itu diungkapkan Anis ketika berada di hotel di Jakarta Pusat.
Walau tidak bisa datang langsung untuk menyaksikan Debat Capres tersebut, Anies menerangkan, bahwa dirinya menonton debat tersebut melalui stasiun televisi. Hal itu dilakukan setelah dirinya sudah berada di rumah.
Soal kesibukan lain yang terjadi di rumah dinasnya, di Jalan Taman Suropati nomor 7 Menteng, Jakarta Pusat. Â Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan mengatakan, bahwa ada jadwal rapat dinas internal membahas tentang DKI Jakarta, dimana saat itu ada dua pertemuan.
Sebelumnya Ketua Sekretaris Nasional Prabowo Subianto Sandiaga Uno, M Taufik memberikan saran kepada Anis Baswedan untuk mengantar pasangan nomor urut dua. Menurut Taufik, sosok Prabowo memiliki peranan sebagai tokoh penting, di mana sudah mengantar Anies menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Penutup
Ketika dalam situasi tertentu, jadwal pertemuan yang sudah dijadwalkan sebelumnya, memang bisa menjadi dilema tersendiri.
Saat waktu yang telah di agendakan, tak terduga muncul acara lain yang mendadak.
Sehingga, kita harus memberikan prioritas, mana yang harus dilaksanakan terlebih dahulu.Â
Jika kita sudah mendapat kepercayaan dari masyarakat, keputusan untuk mengkesampingkan sementara kepentingan pribadi, kelompok atau golongan, memilih untuk melaksanakan tugas utama , jelas lebih penting. Masyarakat tentu dapat memakluminya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H