Mohon tunggu...
Hamdani
Hamdani Mohon Tunggu... Konsultan - Sang Musafir - Mencari Tempat untuk Selalu Belajar dan Mengabdi

Kilometer Nol

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Selamat Datang Para Pemimpin Baru Aceh

28 November 2024   09:25 Diperbarui: 28 November 2024   09:33 150
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tim Pemenangan Illiza-Afdhal saat dikukuhkan beberapa waktu lalu oleh Illiza Sa'aduddin Djamal di Indoor Taman Budaya Banda Aceh (Foto Pribadi)

Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024 hampir usai. Tahapan pemungutan suara pun telah berlangsung sejak kemarin, Rabu 27 November 2024. 

Menurut informasi publik, saat ini sedang dilakukan proses rekapitulasi suara hasil pencoblosan kemarin dari setiap TPS di desa-desa kemudian dikumpulkan ke kecamatan, kabupaten hingga provinsi.

Masing-masing Tim Pemenangan pasangan calon terlihat disibukkan mengawasi perolehan suara mereka agar aman hingga masa penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan khusus Aceh disebut Komisi Independen Pemilihan (KIP).

Namun sebelum perolehan suara total hasil perhitungan KPU/KIP ditetapkan. Tim Pemenangan Paslon pada umumnya melakukan perhitungan sendiri secara internal dengan pendekatan perhitungan cepat (metode survei), bahkan ada yang sudah menghitung suara ril (real count) untuk melihat posisi kemenangan.

Data menghitung real count didapat dari para saksi yang ditempatkan di setiap TPS yang tersebar dari daerah pemilihan. Dengan menggunakan data asli dari saksi Paslon, maka prediksi kemenangan sudah tergambarkan. Mungkin juga valid.

Hasil perhitungan Pilkada Serentak 2024 berdasarkan data internal setiap Paslon, di Aceh sendiri sudah banyak beredar di dunia maya. Beberapa media mainstream mengutip langsung dari Tim Pemenangan paslon yang dirilis melalui akun media sosial Paslon.

Pemilihan gubernur misalnya. Calon Gubernur Aceh, berdasarkan data masing-masing, kedua kubu yang bertarung terjadi saling klaim kemenangan. Hingga malam tadi, kubu Bustami Hamzah-Syeh Fadhil Rahmi masih bersabar untuk menunggu data masuk dan lebih bersikap tenang.

Namun kubu Muzakir Manaf-Fadlulllah (Mualem-Dek Fad) lebih dulu meng-klaim kemenangan dengan perolehan suara 62 persen, diumumkan secara terbuka. Akibatnya kubu Bustami Hamzah-Syeh Fadhil pun mengumumkan kemenangan mereka pula dengan angka 52 persen.

Aksi saling klaim kemenangan ini telah membawa ingatan publik ketika terjadi saling klaim kemenangan pada pilpres Jokowi versus Prabowo-Sandi, di mana Prabowo menggelar konpres bersama media dan klaim kemenangan atas Jokowi.

Namun, usai perhitungan suara oleh KPU justru lembaga penyelenggara pemilu tersebut menetapkan dan mengumumkan Jokowi dan Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Akankah Pilkada Gubernur Aceh juga akan demikian?

Sementara untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh, keempat Paslon masih terus bekerja mengumpulkan suara-suara dari Tim Pemenangnya yang diturunkan di lapangan.

Kendati demikian, Paslon Illiza-Afdhal, nomor urut 01 kelihatannya masih memimpin perolehan suara dari ketiga pesaingnya. Pasangan Illiza-Afdhal hingga pukul 01; 00 dini hari, mendapatkan suara 41 persen dari 90 persen suara yang masuk. Ini merupakan real count.

Dengan begitu, hampir dapat dipastikan Illiza Sa'aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah Mukhlis akan melenggang ke Balai Kota dan memimpin kota tersebut untuk lima tahun kedepan.

Mantan anggota DPR RI dari partai PPP itu kembali mendapatkan kepercayaan warga kota Banda Aceh dengan suara yang cukup signifikan atau terpaut hingga 20 persen dari lawan-lawannya.

Lalu bagaimana dengan kabupaten/kota lainnya di Aceh? Adakah wajah-wajah baru yang muncul? Ya. Kejutan akhir tahun 2024 ini datang dari Aceh Besar. Pasangan Calon dari jalur independen yakni Syeh Muharram Idris dan Tgk Syukri berhasil meraup suara lebih tinggi, sehingga dia diprediksi akan menduduki jabatan Bupati/Wakil Bupati Aceh Besar periode 2025-2030.

Kemenangan calon Bupati dari jalur independen ini memang tidak diperkirakan sebelumnya, mengingat persaingan Pilkada Aceh Besar sangat alot. Selain karena tidak ada partai politik yang mendukung, jalur independen juga dipandang tidak akan mampu bekerja maksimal nantinya dalam hubungan dengan DPRK.

Sebagai informasi, beberapa nama yang diperkirakan akan memenangkan kontestasi Pilkada Serentak di kabupaten/kota di Aceh: 

Kota Sabang; Zulkifli Adam dan Suradji Junus, Pidie: H. Sarjani dan Alzaizi, Pidie Jaya: Sibral Malasyi dan Hasan Basri, Aceh Jaya: Safwandi dan Muslem, Aceh Barat: Tarmizi dan Saed Fadel, Nagan Raya: T.R Keumangam dan Raja Sayang, 

Bireuen: Mukhlis dan Razuardi, Kota Lhokseumawe: Sayuti Abubakar dan Husaini, Aceh Utara: Ismail A. Jalil dan Tarmizi Panyang, Aceh Timur: Iskandar Usman dan T. Zainal, Aceh Tengah: Haili Yoga dan Muchsin Hasan.

Bener Meriah: Tagore Abubakar dan Armia, Aceh Barat Daya: Safaruddin dan Zaman Akli. Kota Langsa; Jeffry Sentana dan M. Haikal Alfisyahrin, Aceh Tamiang; Armia Pahmi dan Ismail, Gayo Lues; Suhaidi dan Maliki.

Berikutnya Kabupaten Aceh Tenggara; Salim Fakhri dan Heri Al Hilal, Aceh Selatan: Mirwan MS dan Baital Mukadis, Aceh Singkil: Safriadi Manik dan Hamzah Sulaiman, Simeulue: Nasrun Mikaris dan Nusar Amin, Kota Subulussalam: M. Rasyid dan Nasir.

Informasi tersebut di atas masih perkiraan berupa perkiraan sedangkan hasil yang ditetapkan oleh KPU/KIP merupakan keputusan sah penyelenggara pemilu.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun