Mohon tunggu...
Cahyo Prasetyo
Cahyo Prasetyo Mohon Tunggu... Penulis - -

Hobi: Saya adalah seseorang yang sangat tertarik dengan seni dan kreativitas. Hobi utamanya adalah melukis dan menggambar.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Waspada Hama Padi Saat Musim Hujan

2 Februari 2024   11:13 Diperbarui: 2 Februari 2024   11:38 310
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Musim hujan seringkali menjadi momok bagi para petani padi di berbagai belahan dunia. Cuaca lembap dan kondisi lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan hama dapat menyebabkan kerugian yang signifikan dalam produksi padi. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa hama padi yang umum terjadi selama musim hujan dan strategi pengendalian yang efektif untuk mengatasinya.

1. Hama Ulat Grayak (Nilaparvata lugens)

Ulat grayak adalah salah satu hama utama yang menyerang tanaman padi pada musim hujan. Ulat ini menyerang bagian batang dan daun, menyebabkan kerusakan pada jaringan tanaman dan mengganggu proses fotosintesis. Untuk mengendalikan ulat grayak, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

Penggunaan Varietas Tahan: Memilih varietas padi yang tahan terhadap serangan ulat grayak dapat menjadi langkah awal yang efektif.

Penggunaan Insektisida: Penggunaan insektisida secara terarah dan terjadwal dapat membantu mengendalikan populasi ulat grayak. Namun, perlu diperhatikan untuk menggunakan insektisida yang aman bagi lingkungan dan manusia.

2. Hama Wereng Coklat (Nilaparvata lugens)

Wereng coklat adalah hama lain yang seringkali menjadi masalah pada musim hujan. Hama ini menyerang batang dan ruas tanaman padi, menghisap sari makanan dan menyebabkan tanaman menjadi kuning atau bahkan mati. Beberapa strategi pengendalian untuk mengatasi wereng coklat antara lain:

Penggunaan Agensia Hayati: Memanfaatkan agensia hayati seperti parasitoid atau predator alami wereng coklat dapat menjadi solusi yang ramah lingkungan.

Rotasi Tanaman: Melakukan rotasi tanaman dengan tanaman yang tidak rentan terhadap serangan wereng coklat dapat membantu mengurangi populasi hama ini di area pertanian.

3. Penyakit Hawar Daun (Blast)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun