Mohon tunggu...
Cahyatul Uviana
Cahyatul Uviana Mohon Tunggu... Jurnalis - Just Human

Live Your Life

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Penyebab Terjadinya Konflik dalam Negosiasi

21 Oktober 2021   11:21 Diperbarui: 21 Oktober 2021   11:28 2541
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ketika sedang terkena konflik (Sumber: LinovHR.com)

Kalian pasti bertanya-tanya, mengapa negosiasi justru menjadi salah satu penyebab konflik? Menurut Jakman (2005) penyebab konflik disaat negosiasi berlangsung yaitu,

Pertama, ketika salah satu pihak menolak atau tidak terima dengan keputusan yang ada. Maka dari itu sebisa mungkin keputusan yang ada bersifat adil dan merupakan hasil yang terbaik untuk semua pihak.

Kedua, ketika mereka lebih fokus kepada orang dan posisi daripada masalah yang ada. Misal konflik terjadi diantara seorang bawahan dengan atasan, kemudian mereka lebih condong ke arah atasan dan hasil pun menjadi lebih berat sebelah. Mereka lebih melihat posisi atasan yang lebih tinggi daripada posisi bawahan tersebut sehingga mereka menghiraukan permasalahan yang terjadi.

Ketiga, adanya niatan tersembunyi atau saling meragukan satu sama lain. Ketika kita tidak menaruh kepercayaan penuh satu sama lain saat berlangsungnya negosiasi maka negosiasi juga tidak akan berhasil dan negosiasi yang dilakukan hanya akan sia sia.

Keempat, adanya perilaku manipulasi dan agresif salah satu pihak. Jika diantara salah satu pihak ada yang sengaja memanipulasi atau bertindak agresif maka negosiasi hanya akan semakin runyam dan bisa merugikan salah satu pihak lainnya.

Kelima, keinginan untuk menang tanpa mempedulikan situasi dan resiko yang ada. Hal ini terjadi ketika salah satu diantara mereka memiliki ego yang tinggi.

Keenam, menargetkan sasaran yang terlalu tinggi dan tidak realistis.

Ketujuh, tidak bersedia meluangkan waktu dan tidak menghargai pihak lawan. Sikap menghargai dan menghormati sangat dibutuhkan saat negosiasi berlangsung. Disaat seperti ini kita harus bersikap kooperatif,tidak ada yang diistimewakan, kedudukan semua orang sama.

Kedepalan, kurang jelasnya peran dan otoritas masing-masing pihak.

Kesembilan, dasar pengambilan keputusan tidak jelas. Dalam mengambil keputusan juga harus ada alasan dan dasar yang kuat. Mengapa bisa seperti ini? Mengapa sebaiknya begini? Apa alasannya?. Agar berbagai pihak bisa menerima dengan baik.

Setelah kita mengetahui faktor-faktor penyebab konflik di saat terjadinya negosiasi, kemudian kalian bertanya-tanya, bagaimana kita harus bersikap? Bagaimana cara untuk menghindari atau meminimalisir terjadinya konflik di dalam negoisasi?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun