Mohon tunggu...
cahayarayyarahilla
cahayarayyarahilla Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Teknologi Radiologi Pencitraan Universitas Airalngga

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Bahaya Radiasi

17 Januari 2025   18:50 Diperbarui: 17 Januari 2025   18:49 19
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Bahaya Radiasi bagi Kesehatan Manusia 

Radiasi adalah energi yang dipancarkan dalam bentuk gelombang atau partikel. Meskipun kita sering mendengar kata “radiasi”, tidak semua radiasi itu berbahaya. Radiasi dibagi menjadi dua jenis utama: radiasi pengion  dan radiasi non-pengion. Radiasi pengion, seperti sinar-X dan radiasi nuklir, memiliki potensi untuk merusak sel dan jaringan tubuh manusia, sementara radiasi non-pengion, seperti gelombang radio dan cahaya tampak, biasanya tidak berbahaya pada tingkat paparan normal. Namun, paparan radiasi pengion yang berlebihan bisa menimbulkan dampak serius bagi kesehatan.

Jenis-Jenis Radiasi dan Dampaknya  

1. Sinar-X : Sinar-X sering digunakan dalam bidang medis untuk memeriksa kondisi tubuh manusia, seperti tulang yang patah atau masalah dalam organ tubuh. Namun, paparan sinar-X yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada DNA dan meningkatkan risiko terjadinya kanker, terutama kanker darah (leukemia) dan kanker tiroid.

2. Radiasi Nuklir : Radiasi dari unsur radioaktif, seperti yang dihasilkan dalam reaktor nuklir atau dari bahan radioaktif dalam industri dan kedokteran, dapat memancarkan partikel atau sinar yang berpotensi merusak sel dan jaringan tubuh. Paparan berlebihan terhadap radiasi ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sel, jaringan tubuh, dan meningkatkan risiko terkena kanker.

3. RadonRadon : adalah gas radioaktif alami yang berasal dari peluruhan uranium di tanah dan batuan. Gas ini bisa terperangkap di dalam rumah dan terhirup oleh penghuni. Paparan jangka panjang terhadap radon dapat menyebabkan kanker paru-paru.

Efek Kesehatan dari Radiasi 

Paparan radiasi yang tinggi dalam waktu singkat bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius, termasuk:

  • Kerusakan Jaringan dan Organ: Radiasi dapat merusak sel tubuh dan menyebabkan sel-sel tersebut berfungsi tidak normal atau mati. Hal ini dapat mempengaruhi berbagai organ tubuh, seperti hati, ginjal, dan paru-paru.

  • Kanker: Salah satu dampak paling serius dari paparan radiasi adalah peningkatan risiko kanker. Radiasi dapat merusak DNA sel, menyebabkan mutasi yang dapat berujung pada pembentukan sel kanker. Jenis kanker yang umum terkait dengan radiasi termasuk kanker payudara, kanker paru-paru, dan leukemia.

  • Penyakit Radiasi Akut: Pada paparan radiasi yang sangat tinggi dalam waktu singkat (seperti pada kecelakaan nuklir), seseorang bisa mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, dan kehilangan kesadaran, yang dikenal sebagai sindrom radiasi akut. Ini bisa berlanjut pada kerusakan organ tubuh yang parah dan bahkan kematian.

Cara Mencegah Paparan Radiasi yang Berbahaya 

  • Penggunaan Pelindung: Di rumah sakit atau klinik yang menggunakan sinar-X, penggunaan pelindung tubuh seperti apron timbal dapat mengurangi paparan radiasi. Di industri nuklir, pekerja biasanya menggunakan pelindung khusus untuk mengurangi paparan.

  • Ventilasi yang Baik: Untuk mengurangi paparan radon di rumah, pastikan rumah memiliki ventilasi yang baik dan menggunakan alat pengukur radon untuk memantau kadar radon di dalam rumah.

  • Jauhi Sumber Radiasi: Hindari paparan radiasi yang tidak perlu, seperti sinar-X yang berlebihan, kecuali benar-benar diperlukan dalam pemeriksaan medis. Pemeriksaan dengan sinar-X harus dilakukan hanya setelah evaluasi dokter untuk memastikan manfaatnya lebih besar daripada risikonya.


Kesimpulan 

Radiasi  memiliki potensi bahaya yang tidak dapat dianggap remeh. Paparan yang berlebihan terhadap radiasi dapat menyebabkan kerusakan sel tubuh, meningkatkan risiko kanker, dan mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat agar paparan radiasi dapat dikendalikan dengan aman, terutama dalam situasi medis dan industri yang berhubungan dengan radiasi. Dengan memahami bahaya radiasi, kita dapat lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menghadapinya.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun