Mohon tunggu...
Budi Susilo
Budi Susilo Mohon Tunggu... Bukan Guru

Best in Citizen Journalism dan People Choice Kompasiana Awards 2024, yang teteup bikin tulisan ringan-ringan. Males mikir berat-berat.

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Menyiapkan Sajian Lebaran: Membuat Ketupat

28 Maret 2025   17:05 Diperbarui: 28 Maret 2025   17:05 464
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi ketupat.(SHUTTERSTOCK/RANI RESTU IRIANTI, diunduh dari kompas.com)

LEBARAN tinggal menunggu hari. Kegiatan makin semarak. Selain demi menyongsong Idul Fitri, persiapan digiatkan untuk para tamu yang akan bersilaturahmi pada Hari Kemenangan.

Umumnya keluarga bekerja untuk mempercantik rumah dan menyiapkan hidangan, sehingga tamu merasa nyaman dan terjamin perutnya.

Berbagai hidangan khas lebaran tersedia. Ragam dan kuantitasnya tergantung jumlah tamu yang akan berkunjung. Tentu, berkaitan dengan kekuatan uang dimiliki.

Rasanya, satu hidangan yang tidak pernah ketinggalan adalah: beras dalam anyaman janur yang diolah dalam waktu lama, kecuali dimasak memakai rice cooker.

Ketupat. Ketupat identik dengan lebaran. Hari pertama Idul Fitri makanan yang dicari adalah ketupat. Barulah teman-temannya mengikuti, seperti opor dan sebagainya, tergantung ketersediaan.

Pembungkus atau kulit ketupat bisa dirakit sendiri. Boleh juga membelinya di Mang Sayur atau pedagang pasar.

Kulit Ketupat (Gambar oleh hartono subagio dari Pixabay)
Kulit Ketupat (Gambar oleh hartono subagio dari Pixabay)

Waktu tangan masih berfungsi sepenuhnya, saya bertugas membuat kulit ketupat sampai mengisinya dengan beras.

Kecakapan menganyam kulit ketupat diperoleh saat SD. Waktu itu, guru-guru mengajarkan keterampilan dasar, termasuk menganyam kulit ketupat.

Masih adakah pelajaran semacam ini pada zaman sekarang?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun