Yehuda masih bertahan hingga sekitar satu setengah abad dan akhirnya ditaklukkan oleh bangsa Babilonia dan orang-orang dari kerajaan Yehuda dibuang ke wilayah Babilonia tahun 586 SM.
Setelah selama tujuh puluh tahun berada dalam pembuangan mereka diijinkan pulang ke Yudea dan Yerusalem oleh raja Koresh dari Persia yang menguasai wilayah-wilayah di mana orang Yahudi tinggal sebagai orang buangan. Tetapi hanya sedikit dari antara mereka yang pulang dan keberadaan mereka dikisahkan dalam kitab Ezra dan kitab Nehemia. Sedangkan mereka yang tetap di pembuangan dikisahkan dalam kitab Ester.
Pembuangan pada masa Kekaisaran Romawi
Kekaisaran Romawi berlangsung dari 31 SM hingga 476 M. Palestina juga berada di bawah kekuasaan Romawi dan di masa itu terjadilah dua kali pemberontakan oleh orang Yahudi.
Perang Yahudi-Romawi pertama terjadi pada tahun 66-73 Masehi. Pada perang kedua Yahudi dipimpin oleh Simon Bar Kokhba dan sebuah negara Yahudi yang berdaulat dipulihkan selama dua setengah tahun. Perjuangan ini akhirnya dihancurkan pada tahun 135 dan Yerusalem kembali dikuasai oleh Romawi.
Kekalahan orang-orang Yahudi pada dua pemberontakan tersebut merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan pengusiran lagi secara besar-besaran dan makin besarnya jumlah daerah pemukiman di diaspora.
Diaspora Yahudi masa kini
Sepanjang sejarahnya di diaspora Yahudi menghadapi pertumbuhan antisemitisme.
Salah satu menifestasi antisemitisme yang paling umum dalam sejarah adalah progrom, sebuah kata dalam Bahasa Rusia yang berarti "membinasakan, menghancurkan dengan kekerasan."
Serangkaian progrom terhadap orang Yahudi di kota Odessa, Ukraina, yang saat itu merupakan bagian Kekaisaran Rusia, terjadi selama abad ke-19 dan awal abad ke-20.
Fenomena terkenal antisemitisme adalah ideologi Nazisme dari Adolf Hitler yang menyebabkan pemusnahan kaum Yahudi Eropa yang dikenal dengan holokos. Kira-kira enam juta penganut Yahudi Eropa dimusnahkan selama Perang Dunia II, yang didukung oleh negara Jerman Nazi, dipimpin oleh Adolf Hitler, dan berlangsung di seluruh wilayah yang dikuasai oleh Nazi.