1. Pengembangan diri sendiri dan orang lain
2. Pengembangan kepemimpinan pembelajaran
3. Pengembangan kepemimpinan manajemen sekolah
4. Pengembangan sekolah
Tiap kompetensi tersebut memiliki sub indikator-sub indikator yang lebih spesifik untuk dipelajari, dilatih dan direfleksikan
Tahap ketiga, peserta didik menyusun program kerja (kegiatan) untuk mewujudkan profil tamatan yang sudah dirumuskan pada tahap pertama. Penyusunan program ini berbasis pada data yang terdapat di dalam rapor pendidikan, evaluasi program tahunan, masukan warga sekolah dan analisis SWOT yang telah disusun sebelumnya
Memperhatikan tiga tahap yang sangat luas dan dalam tersebut, pelatihan akan sangat ideal jika dilakukan dalam paket dua malam tiga hari atau dua hari satu malam dengan agenda yang bisa ditinjau ulang. Pengembangan kualitas SDM baik itu tingkat pengelola atau pendidik merupakan kebutuhan yang sangat penting. Namun jika diperhatikan secara jujur, pengembangan kualitas SDM justru kurang mendapatkan porsi dalam pendanaan sekolah. Sedangkan pada sisi kebutuhan, saat ini sekolah membutuhkan SDM yang berkualitas hampir dalam semua bidang. SDM pendidik dituntut seperti malaikat yang punya kemampuan membangun pelajar merdeka sesuai dengan kodratnya tetapi fasilitas dan lingkungan yang diberikan kepada pendidik jauh dari harapan. Butuh keberanian pada level pengambil keputusan untuk mengkondisikan pengembangan guru. Tentu dalam semua aspek. "Untuk sukses butuh keberanian" kata Jocelyn Davis.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI