Kak Budi Waseso mengungkapkan kembali peristiwa penting pada 1971. Ketika itu, dalam Konferensi Kepanduan Sedunia di Tokyo, Jepang, Sri Sultan Hamengku Buwono IX mencengangkan dunia kepanduan dengan pidatonya berjudul Renewing of Scouting (memperbarui gerakan kepanduan).Â
Intinya, Sri Sultan Hamengku Buwono IX mengajak agar gerakan kepanduan lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat luas, dengan ikut serta membantu proyek-proyek bakti masyarakat untuk pembangunan setempat.Â
Idenya ini kemudian diadopsi World Organization of the Scout Movement dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan community development (pembangunan masyarakat), yang di Indonesia telah dilakukan sejak 1960-an dengan nama Perkemahan Wirakarya. Atas jasa-jasanya itu, Gerakan Pramuka berbangga karena Sri Sultan Hamengku Buwono IX dianugerahi Bronze Wolf Award, penghargaan tertinggi dalam gerakan kepanduan internasional.
"Pada Hari Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengku Buwono IX tanggal 12 April 2019 ini, saya juga mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka, mulai dari adik-adik Pramuka Siaga sampai para anggota dewasa, termasuk para Pembina, Pelatih Pembina, dan Andalan di kwartir-kwartir untuk meneladani sikap Bapak Pramuka Indonesia dengan mengedepankan semangat cinta Tanah Air, dan selalu berusaha membantu pembangunan masyarakat, mulai dari lingkungan terkecil, di keluarga dan sekitar rumah masing-masing," ajak Kak Budi Waseso.
Gerakan Pramuka sendiri, tambah Ketua Kwarnas, akan terus berupaya meningkatkan peran serta organisasi pendidikan ini dalam kegiatan bakti masyarakat, termasuk tanggap ketika terjadinya bencana alam. Pada intinya, Gerakan Pramuka akan terus sejalan dengan slogan gerakan kepanduan sedunia Scouts, creating a better world yang dapat diterjemahkan sebagai "Pramuka, menciptakan dunia yang lebih baik".
Pada bagian akhir sambutannya dalam memperingati Hari Bapak Pramuka Indonesia, Kak Budi Waseso sekali lagi mengajak, "Marilah terus kita teladani semangat Sri Sultan Hamengku Buwono IX dengan menerapkan kode kehormatan, Dwi Satya dan Tri Satya serta Dwi Darma dan Dasa Darma Pramuka, dalam kehidupan kita sehari-hari".
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H