Pembeli seperti saya tinggal memilih lebih nyaman berbelanja di toko atau warung mana.Â
Ketika saya sedang kurang sehat, atau memang lagi mager buat masak, saya pun tidak perlu pusing.
Beberapa pilihan warung makan seperti warteg, rumah makan Padang, dan rumah makan khas Sunda, menjadi alternatif guna mengisi tempat lauk pauk di atas meja makan.Â
***
Pengalaman hampir setiap hari berinteraksi dengan pedagang, saya memperhatikan banyak hal. Baik hal-hal positif maupun hal-hal negatif dari pedagang.Â
Beberapa hal negatif bisa dianggap bukan masalah oleh konsumen, tetapi beberapa di antaranya juga bisa menjadi titik kelemahan banyak pedagang yang sepertinya kurang mereka sadari.
Sering kali hal tersebut juga dianggap receh, tidak penting bagi pedagang atau pelaku usaha, tetapi sebenarnya penting bagi pelanggan.Â
Titik-titik kelemahan ini bila terus dibiarkan, bisa mempengaruhi niat dan keinginan konsumen untuk berbelanja ke toko mereka, dan berdampak pada kelangsungan hidup usaha.Â
1. Bersikap tidak ramah
Satu kali saya dan suami mampir ke sebuah rumah makan yang menjual masakan dan jajanan khas Manado. Seorang bapak duduk di belakang etalase makanan.Â
"Pak, ada Panada?" tanya saya.Â