"Jika RUU SISDIKNAS disahkan maka guru yang sudah mengajar maupun yang belum lulus dalam proses sertifikasi PPG dapat tetap mengajar" Ungkap Farida.
Lebih lanjut ia menerangkan "Kenyataannya sekarang adanya sertifikasi PPG menjadi kendala bagi guru-guru di Indonesia, bagiamana mereka harus menunggu sertifikasi terlebih dahulu untuk mendapatkan hak lebih. Belum lagi kuota terbatas tidak cukup untuk jumlah guru di Indonesia".
Setelah dua pemantik memberikan pandangannya, moderator mengarahkan kegiatan AKADEMIA kelima ini ke sesi diskusi. Sesi diskusi dibuka dengan mempersilahkan para peserta memberikan tambahan agar kegiatan berjalan sesuai tujuan.
Seorang peserta menanggapi diskusi kali ini, ia berujar "Kuliah (ilmu pendidikan) empat tahun apakah belum cukup dalam untuk membekali seorang calon guru dalam memberikan pembelajaran? Seharusnya kebijakan ini dapat dianalisis lebih lanjut agar tidak seolah menyampingkan waktu kuliah."
Sebagai seorang mahasiswa fakultas keguruan dan ilmu pendidikan jelas pernyataan peserta tersebut timbul dikarenakan keresahannya terhadap kebijakan itu.
Selanjutnya juga terdapat peserta yang mengungkapkan pendapatnya terkait tema. Pendapat tersebut disampaikan untuk menganggapi diskusi yang sedang berlangsung.
"Seorang guru jangan sampai memiliki sifat materialistik. Ia hanya mengejar sertifikasi tapi melupakan pengabdiannya terhadap pendidikan Indonesia, saya khawatir sistem sertifikasi ini hanya membuyarkan keteguhan guru untuk mengabdi dan malah fokus pada sertifikasi".
Setelah diskusi berlangsung dengan adu pandangan antara peserta ataupun pemantik. Akhirnya diskusi ditutup oleh moderator karena mengingat waktu yang sudah senja.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H