Kemudian dari Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan secara singkayt memberikan peryataan akan mendukung sepenuhnya Tim Penyelidikan dan akan menghukum personel TNI yang terlibat dalam aksi pembakaran tempat tinggal Alm. Rico Sempurnba Pasaribu yang menewaskan 4 orang apabila terbukti, kita tunggu hasil dari  pengembangan penyidikan kasus yang dilakukan pihak Polda Sumut dan Polres Tanah.
Sedangkan keterangan dari Tim Labfor Polda Sumut yang intinya bahwa Indikator kebakaran sengaja dilakukan oleh pelaku dengan menggunakan bahan bakar jenis bensin dicampur dengan solar dimulai dari luar rumah korban, ini dibuktikan dengan arang dari perambatan api yang membakar dari pintu rumah dan samping kanan rumah serta abu di sekitar lokasi kejadian sebagai barang bukti.
Kemudian keterangan dari Tim Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Medan menerangkan bahwa korban sebelum terbakar masih dalam keadaan hidup, bisa dilihat dari jelaga (butiran-butiran arang yang halus dan lunak yang terjadi dari asap lampu dan sebagainya yang berwarna hitam) sampai ke lambung korban, serta luka bakar korban tergolong great 6 (luka bakar sempurna/hangus) bagian tubuh sudah lengket dengan jaringannya, kepala meletus dan tulang mulai patah, organ dalamnya sudah keluar.
Dalam kesempan ini  Kapoldasu Komjen Pol Agung Imam Setya Efendi,S.H,S.I.K dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan mengucapkan terimaksih kepada Tim Penyidik dari Sat Reskrim Polda Sumut, Labfor Polda Sumut dan Sat Reskrim Polres Tanah Karo beserta Tim Pendukung lainnya dibantu Pihak TNI dari Polisi Militer dan Intelijen, serta peran Media yang membantu kelancaran penyidikan kasus ini. (Bayu.W GATUBIMA_HENDRI SETIAWAN).
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H