Mohon tunggu...
Kang Im
Kang Im Mohon Tunggu... Human Resources - Penulis lepas

Praktisi dan Penggiat Kesehatan Holistic

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Menangkap Makna Syair "My Creed " pada Prasasti Patung Responsibility

26 November 2024   13:00 Diperbarui: 26 November 2024   13:30 62
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Koleksi Pribadi Misykat

Patung Responsibility adalah patung besar di Pelabuhan San Fransisco, pada tempat dimana saat ini berdiri penjara Alcatras. Dimana pada patung tersebut tertera prasasti yang bisa dilihat semua orang  yaitu prasasti syair " My Creed " yang digubah oleh Dean Alfange :

" Aku tidak memilih menjadi orang biasa. Aku punya hak untuk menjadi orang yang luar biasa -- kalau aku bisa.

" Aku mencari kesempatan - bukan rasa aman. Aku tidak mau menjadi warga negara yang diasuh rendah dan membosankan dengan membiarkan diri diasuh oleh negara.

" Aku ingin mengambil resiko yang sudah kuperhitungkan - untuk bermimpi dan mewujudkanya - guna mengalami kegagalan dan kesuksesan.

" Aku menolak menukar motivasi demi sedekah. Aku lebih menyukai tantangan kehidupan, ketimbang keberadaan hidup yang telah terjamin - lebih memilih getaran kepuasan daripada ketenangan Utopia.

" Aku tak akan menjual kebebasan demi kemurahan hati- juga tak akan menjual martabat demi sebuah panduan. Aku tak akan gemetar ketakutan di hadapan penguasa apapun - dan tak akan bertekuk lutut kepada setiap ancaman.

" Aku memiliki sifat yang diwariskan keluarga untuk bisa berdiri tegak, bangga dan tidak merasa takut- untuk berfikir dan bertindak demi diri sendiri- menikmati manfaat kreasiku dan menghadapi dunia dengan berani dan bisa mengatakan:

" Inilah yang sudah kulakukan'."

Refleksi Syair " My Creed" bagi Kehidupan

Dengan membaca syair My Creed banyak makna yang bisa dijabarkan, yaitu :

1.  Motivasi

     Adalah dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu atau berfikir untuk mencapai tujuan tertentu, baik secara sadar atau tidak sadar

Keinginan seseorang untuk merubah hidup dan nasibnya tergantung pada dirinya sendiri. Seseorang harus menemukan alasan yang tepat ( motiv ) yang kemudian dibentuk menjadi kata kerja sebagai motivasi

Motivasi menjadi motor penggerak bagi kita untuk memanifestasikan nilai nilai yang abstrak menjadi realitas

2. Keberanian

     Adalah pilihan dan kehendak untuk menghadapi segala rintangan, bahaya, sakit, penderitaan dan intimidasi.

Keberanian sangat diperlukan dalam mewujudkan cita cita yang tinggi dan luhur. Memahami suatu resiko dari tindakan dan perbuatan menuntut konsekuensi yang tidak mengenal rasa takut

3. Harkat dan Martabat Warga Negara yang Mandiri

     Sebagai warga negara yang mandiri akan berpengaruh pada sikap dan perilaku. Dengan kemandirian membuat kita mempunyai harga diri dan tidak mudah dipengaruhi

Kita harus menentukan nasib kita sendiri, mengekspresikan kebebasan dalam menentukan takdir hidup kita. Sedangkan negara membentuk regulasi untuk membentuk harmonisasi dalam bernegara.

Kita bebas membentuk hikayat cerita hidup kita sendiri tanpa takut dan gentar dengan pengaruh kekuasaan.

4. Semangat Pantang Menyerah

     Seberapa sering kita jatuh, kita harus bangun lagi dan melangkah lagi. Kemudian jatuh lagi, bangun lagi dan melangkah lagi. 

Saat masih berdaya janganlah menyerah, bergeraklah. Saat tidak berdaya janganlah diam saja, tetap geraklah dengan keterbatasan. Karena alam tidak akan pernah membiarkan manusia dalam keadaan tidak berdaya

5. Kreatif

     Saat suatu cara yang kita lakukan tidak mampu menuntaskan suatu masalah, maka kita cari jalan lain dengan cara yang berbeda sampai kita temukan cara yang tepat

Kita tambah ukuran atau kita kurangi dimensinya, kita kreasikan dengan entitas yang lain yang mungkin sebelumnya tidak kita perhatikan, kita lengkungkan panjang atau lebarnya, atau kita keluar dari mainstreamnya melalui jalur alternatif, kita coba segala sesuatunya sampai menjadi yang sesuatu  khas dan unik yang berasal dari diri kita

6. Self Awareness

     Mampu mengukur dan menganalisa kelebihan dan kekurangan diri, sehingga bisa mengkalkulasi apa yang kita butuhkan dan tidak.

Peduli kepada keberadaan diri, yang berasal dari pengetahuan dan kesadaran diri. Bahwa memahami  diri sendiri adalah hal utama sebelum memahami orang lain, lingkungan, masyarakat dan semesta

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun