Indeks pendidikan di Pidie secara umum masih rendah baik level daerah apalagi nasional dan diharapkan dengan kehadiran lembaga pendidikan seperti SMP Tastafi Abu Lamkawe yang merupakan lembaga pendidikan pertama di Indonesia mampu memberikan kontribusi dan perannya dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Pidie khususnya dan Aceh umumnya.
Demikian diantaranya poin yang disampaikan Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST dalam launching SMP Tastafi Abu Lamkawe di Dayah Baldatul Mubarakah al-Aziziyah Kembang Tanjung, Senin, (4/01/2021).

"Alhamdulillah, kita berharap dengan lahirnya SMP Tastafi Abu Lamkawe mampu memberikan kontribusi terhadap dunia pendidikan di daerah ini dan melahirkan generasi penerus yang berkarakter," katanya saat memberikan sambutan dalam launching SMP Tastafi Abu Lamkawe di Dayah Baldatul Mubakah.
Wabup Pidie dengan hadirnya SMP Tastafi Abu Lamkawe memerintahkan kepada Kadisdik Pidie untuk memperhatikan SMP Tastafi Abu Lamkawe terlebih ini SMP Tastafi perdana.
"Hari ini kami sangat berterima kasih dengan kehadiran lembaga pendidikan ini dikalangan Dayah dan ternyata di Dayah Abu Lamkawe membuka SMP Tastafi dan di Indonesia ini baru pertama kali. Kami sangat senang dengan kehadiran SMP Tastafi Abu Lamkawe dan mohon pak Kadis Pendidikan (sambil menunjukan arahan kepada Kepala Dinas Pendidikan Pidie Drs. Ridwandi) untuk sering melakukan kunjungan dan koordinasi dengan SMP Tastafi Abu Lamkawe," sambungnya.

" Kami sangat berharap dengan kehadiran SMP Tastafi Abu Lamkawe mampu melahirkan perubahan dan perbaikan serta melahirkan generasi yang berkarakter dan berakhlakul karimah," pesannya.
Sementara itu Al-Mukarram Abu Ishak Lamkawe atau akrab disapa Abu Lamkawe dalam sambutannya sangat berterima kasih kepada semua pihak atas lahirnya SMP Tastafi
"Kehadiran SMP Tastafi dan terselenggaranya acara ini berkat dukungan dan kerjasama semua pihak baik pemerintah daerah, Kadisdik Pidie dan elemen pemerintah lainnya juga masyarakat, donatur, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya," ungkap Abu

Abu MUDI dalam kesempatan tersebut membuka papan nama acara launching SMP Tastafi Abu Lamkawe yang disaksikan Wabup Pidie dan rombongan serta para tamu undangan yang hadir di tempat tersebut.

Sejak beberapa tahun silam ada daerah di Indonesia yang telah berusaha dan mempopulerkan SMP Tastafi namun karena satu dan lain hal, Allah SWT belum menghendaki SMP Tastafi tersebut berdiri di Pesantren (Dayah) tersebut dan ini ada hikmah tersendiri. Ini tidak terlepas dari keikhlasan dan ketulusan Abu Lamkawe dalam menjalankan misi dakwah dan beut seumeubeut. Lantas apa hikmahnya?
Tentunya ini disadari atau tidak, ini Kado Terindah dan istimewa awal tahun Al-Mukarram Abu MUDI untuk sang gururnya Al-Mukarram Abu Lamkawe bisa melakukan launching SMP berciri khas Tastafi. Tastafi tersebut merupakan organisasi keagamaan yang didirikan Abu MUDI. Dalam tradisi dayah dan dunia santri ketika murid mampu membahagiakan gurunya itu sebuah kebahagiaan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata dan kalimat.Â
Kebahagiaan itu juga terlihat dari raut muka Abu MUDI sebagai seorang murid dari ulama kharismatik nan tawadhu Abu Lamkawe, begitu bahagia dan tersenyum kepuasan hatinya. Bahkan Abu MUDI sering dalam pengajian mengatakan merasa malu dengan gurunya Abu Lamkawe menyakan atau hal yang kecil harus datang dan bertemu dengannya, padahal persoalan tersebut bisa diselesaikan via handphone atau WA. Itulah sekelumit tawadhunya Abu Lamkawe..
Tepatnya 5 Jumadil Awal 1442 Hijrah atau 5 Januari 2021 sejarah itu akhirnya terukir di negeri yang berkah sesuai dengan namanya Baldatul Mubarakah (Negeri yang berkah) yang telah dijadikan nama dayah tersebut dengan Dayah Baldatul Mubarakah al-Aziziyah.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI