Pengalaman masa kecil saat masih sekolah tersimpan begitu rapi dibenaknya. Dimana dia dan teman-teman sebayanya kesulitan mencari fasilitas olahraga untuk menyalurkan hobbynya. Sebagai anak yang terlahir di desa yang jauh dari keramaian membuatnya tidak merasakan kemudahan bermain sepakbola, basket apalagi futsal. Dia hanya bisa bermain sepakbola di lapangan desa yang becek saat hujan dan bercelah ketika musim kemarau. Namun semangat dan tekadnya untuk berolahraga tak pernah surut, bahkan minimnya sarana olahraga membuatnya bertekad untuk mewujudkannya di kampung halamannya kelak.Â
Sebagai ucapan syukur , tanda bakti kepada guru dan janji yang pernah diucapkan, pemilik Setyawan Sport Center Rakwan ((35) membebaskan biaya sewa lapangan untuk guru dan siswa SD. Mereka bisa menikmati fasilitas sport center gratis dari pagi sampai pukul 14.00 WIB. Begitu juga penggunaan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan seperti pengajian atau pun kegiatan desa.Â
"Setyawan Sport Center saya dedikasikan untuk tanah kelahiran dan untuk masyarakat Pamulihan. Kami ingin remaja atau masyarakat punya prestasi yang membanggakan dibidang olahraga, " katanya.Â
(KBC-54|Kompasianer Brebes Jateng|)Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H