Usai pembahasan, penulis selanjutnya masuk pada bagian penutup artikel ilmiah. Pada bagian penutup artikel ilmiah biasanya adalah kesimpulan, saran, dan juga ucapan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung kegiatan yang dilakukan oleh penulis.Â
Bagian kesimpulan, penulis cukup menuliskan kesimpulan sederhana dari artikel ilmiah yang ditulis. Kurang lebih dua paragraf yang di dalamnya sudah mencakup urgensi masalah yang diteliti yang diramu dengan hasil penelitian yang dilakukan.Â
Selanjutnya membuat saran praktis maupun teoretis dari kesimpulan tersebut bagi pihak-pihak yang dirasa perlu terlibat atau sering bergelut dengan masalah yang ditulis.Â
Terakhir, penulis membuat daftar rujukan, pustaka, atau referensi dari literatur-literatur yang dirujuk sebagai bahan pendukung tulisan.Â
Untuk mempermudah dalam menulis rujukan, penulis dapat menggunakan aplikasi sitasi online seperti Zotero atau Mendeley.
Ini bagian penting dalam menulis artikel ilmiah, tulislah apa yang kamu kuasai. Agar karya yang kamu tulis benar-benar berbobot dari sisi isi dan dapat dipertanggung jawabkan secara etika ilmiah dan kredibel untuk dibaca. Oleh karena itu, sebelum memulai menulis artikel ilmiah, penulis perlu mencari topik yang akan ditulis sesuai dengan bidang yang dikuasai.Â
Kalaupun bukan bidang yang dikuasai, karena penulisan artikel ilmiah dapat dilakukan secara berkelompok. Maka penulis bisa berkolaborasi dengan penulis lain yang menguasai bidang tertentu yang sesuai dengan topik yang ditulis.
Ketika artikel ilmiah sudah selesai ditulis. Langkah selanjutnya adalah memilih jurnal yang akan dituju untuk mempublikasikan artikel ilmiah tersebut.Â
Pertama, pilih jurnal yang sesuai dengan topik yang ditulis dan tentunya sesuai dengan disiplin ilmu penulis. Ikuti sistematika penulisan yang diminta oleh pengelola jurnal. Biasanya telah disediakan template artikel sehingga penulis tinggal menyesuaikan saja artikel yang sudah ditulis dengan template tersebut.Â
Kedua, pastikan jurnal yang akan dituju adalah jurnal yang terakreditasi, baik itu terakreditasi dan terindeks Google Scholar, Sinta, atau terindeks internasional. Intinya pilih jurnal yang kredibel.Â
Ketiga, baca dan ikuti petunjuk submit artikel, perhatikan juga frekuensi penerbitan artikel agar artikel kemungkinan dapat terpublikasi dengan cepat.Â