Dalam penjelasan Rahmadi, bahwa ajaran Islam didasarkan pada kemudahan dan menghilangkan kesulitan bagi manusia. Dan dalam riwayat lain disebutkan oleh Aisyah bahwa dia berkata: "Tidaklah Rasulullah merasai bingung terhadap dua pilihan melainkan beliau akan memilih perkara yang lebih mudah (ringan) selama hal itu tidak mengandung dosa." (H.R. Bukhari)
Kemudahan pertama yaitu pada al-Qur'an, di mana al-Qur'an mudah dibaca dan dihafal oleh anak kecil maupun lansia, isi kandungannya mudah dipahami. Lalu kemudahan dalam berakidah. Orang mau masuk Islam itu hanya dengan mengucap syahadat dengan hati yang ridha, dan jika orang itu mati dengan keadaan membawa tauhid meski membawa dosa juga, maka dengan izin Allah akan diampuni. Lalu kemudahan dalam beribadah, ibadah sangat beragam bentuknya baik itu shalat, zakat, puasa dan lainnya. Dan semua itu terdiri dari wajib dan sunnah, serta dalam tatacara pun bervariasi sehingga dilaksanakan sesuai kemampuan.
Dan kemudahan-kemudahan lainnya baik pada shalat, puasa, berhaji, berzikir, bahkan setiap salah dan lupa yang tidak disengaja, Allah SWT memaafkan umatnya yang bertaubat. Semua kemudahan ini apalagi dalam beribadah sudah diatur oleh syariat Islam.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H