Setiap insan ingin selalu dibahagiakan orang lain,.... dan setiap insan ternyata tidak selalu mau membahagiakan orang lain.
Kebahagiaan itu serasa hanya milik kita, tanpa memikirkan kebahagiaan siapapun.
Kita menjadi kesal, bila kebahagiaan orang lain... telah menghilangkan kebahagiaan kita, walau kita sendiripun belum sepenuhnya memahami makna "kebahagiaan" yg suci yg sesungguhnya.
Kebahagiaan semu selalu membayangi setiap insan. Kebahagiaan semu adalah voucher2 yg disiapkan iblis, utk menjerat manusia agar makin hari makin nyaman dlm perangkap yg makin dalam, makin dekat melekat dg iblis, dlm kebahagian2 semu yg beragam. Kebahagiaan semu membuat manusia lupa tak sadarkan diri bhw kebahagiaan yg suci selalu disiapkan TUHAN di dekat setiap insan. Dan memang begitulah strategi yg diterapkan iblis, tak disangka, tersembunyi, tak terasa shg sukar dibedakan.... dan tanpa sadar kita sdh makin tidak ingat lagi bhw TUHAN begitu sangat dekatnya dg setiap ciptaan NYA.
"Kenalilah kebahagiaan 2 semu yg mendekat dan merasuk ke dalam jiwaraga kita. Kenalilah dg memberikan kesempatan pd jiwaraga kita sepenuh hati, utk sadar bhw TUHAN adalah pemilik jiwaraga kita yg sesungguhnya, yg sayang pd manusia dan tidak pernah berhenti membahagiakan semua manusia dlm misteri tataan NYA.".
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H