10
-9
4
Melihat hasil tersebut yang sangat berpeluang lolos sebagai perangkat tiga terbaik ada tiga tim plus China P.R. yaitu yang pertama Iraq dengan poin 6 minus -1 gol akan menjamu China P.R. tanggal 05 Maret 2014 sebagai tuan rumah. Iraq sebagai tuan rumah hanya membutuhkan kemenangan 1 Gol atas China dan Iraq akan menjadi Runder up Group C. jika hasilnya imbang maka China P.R. yang menjadi Runder up dengan poin 9. selanjutnta Iraq akan mendapatkan poin 7. akan sangat tergantung hasil dari Lebanon yang pada tanggal 05 Maret 2014 bertandang ke Thailand, di atas kertas sangat sulit bagi Lebanon untuk mengalahkan dikandang Thailand mengingat tim Gajah Putih terkenal solid di kandang, bila hasilnya seri maka Iraq yang dipastikan melaju ke putaran Final Piala Asia di Australia. Syria juga punya peluang jika Iraq dikalahkan China PR atau hasil imbang dan Syria bisa menang melawan Jordan pada tanggal 05 Maret 2014. Tapi peluang Syria sedikit tipis karena harus bertanding di kandang Jordan apalagi mengacu pada hasil pertandingan sebelumnya tanggal 15 Agustus 2013, Syria selaku tuan rumah ditahan 1-1 oleh Jordan. Sedangkan peluang untuk tim Malaysia yang mempunyai poin 4 dan minus -3 gol dan Hongkong Nilai 4 dan minus -9 gol sangatlah tipis kemungkinannya.
Dari analisa di atas kertas ini dan melihat hasil semua pertandingan tanggal 19 Novemebr 2013, sangat disayangkan experiment Jacksen F Tiago untuk pemain Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan. Seandainya Experimen pemain Timnas Jacksen F Tiago berhasil mengalahkan Iraq dengan katakanlah 1-0 saja maka Indonesia masih dapat bersaing memperebutkan peringkat tiga terbaik dengan poin 4 dan minus 2 gol dan menempatkan posisi Indonesia dibawah Lebanon dengan poin 5 minus -5 gol.
Semua masyarakat Indonesia hanya bisa berharap baik pada tim asuhan Jacksen F Tiago namun hasil akhir berkata lain Indonesia Tumbang dikandang sendiri tanpa disaksikan oleh banyak penonton. Ada banyak hal yang perlu di evaluasi dari pemain Timnas Indonesia diantaranya faktor Mental, Kecerdasan,semangat untuk menang, dan visi serta organisasi permainan tim, disamping perbanyak uji coba dan tidak banyak bongkar pasang pemain.
Walaupun nasi sudah jadi bubur, semoga di waktu yang akan datang bisa berhasil lebih baik dengan bersatunya semua komponen masyarakat bola dan termasuk stackholder sepakbola Indonesia.
Salam TIMNAS INDONESIA,
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI