Pemalang – Seiring berkembangnya teknologi, kehidupan manusia semakin bergantung pada alat-alat yang mempermudah hidup mereka. Hal ini semakin terlihat jelas karena hampir segala jenis aktivitas manusia dari pekerjaan hingga rekreasi tidak jauh-jauh dari barang berteknologi tinggi terutama smartphone dan komputer. Di era digital ini, sudah banyak aktivitas yang dapat dilakukan secara online melalui internet.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pemalang mencanangkan program unggulan desa yang salah satunya merupakan Desa Digital(DeDi). Sebuah desa dapat dikatakan Desa Digital jika warganya memiliki literasi teknologi yang tinggi dan menggunakannya dengan baik.Â
Salah satu teknologi yang perlu dimiliki sebuah Desa Digital adalah website desa yang memberikan berbagai informasi yang mungkin diperlukan warga serta bagian admin untuk memberikan layanan pemerintahan desa secara online serta membantu proses administrasi pemerintahan. Akan tetapi, setelah dilakukan wawancara dengan perangkat desa, didapati bahwa website desa telah lama tidak beroperasi.
Maka, pada akhir bulan Juli, tim KKN UNNES GIAT 2 tahun 2022 Desa Kendalrejo, yang diterjunkan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata dan LPPM UNNES, berinisiatif untuk mengembangkan sebuah website desa berbasis OpenSID untuk mempermudah penyebaran informasi publik dan membantu administrasi pemerintahan desa.Â
OpenSID merupakan sebuah aplikasi yang dibuat khusus untuk mengembangkan website desa dengan berbagai fitur yang menarik dan mudah dipakai. Dengan menggunakan OpenSID, pengembangan website dapat diselesaikan dalam beberapa minggu alih-alih beberapa bulan.
Setelah melalui berbagai proses instalasi dan kesulitan teknis, akhirnya situs web Desa Kendalrejo dapat dipakai pada akhir bulan Agustus dengan dibukanya Website Desa Kendalrejo . Website ini memiliki 2 sisi, yaitu publik dan admin.
Sisi publik website merupakan papan informasi untuk warga desa dan umum yang bertujuan memberi informasi terupdate tentang desa dan acara terkini dengan fitur akun pribadi warga hanya dengan menggunakan nomor NIK dan password.Â
Akun ini dapat digunakan untuk mengakses berbagai layanan seperti permohonan layanan administrasi surat-menyurat dan pembuatan lapak UMKM desa. Dengan fitur publik, diharap warga desa dapat memanfaatkan berbagai fitur website agar menjadi warga yang memiliki literasi teknologi dan daya saing tinggi.Â
Sedangkan sisi admin website hanya dapat diakses menggunakan akun admin. Bagian ini berfungsi sebagai pusat data desa seperti kependudukan, bantuan sosial, serta pengelolaan lapak toko online.
Dengan berbagai fitur admin, diharapkan pemerintahan desa menjadi semakin efektif dan efisien dan data-data administratif yang aktual dapat membantu pengambilan berbagai keputusan eksekutif dari Kepala Desa dan Perangkat Desa.
"Bersama UNNES GIAT, membangun Indonesia dari Desa."
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H