Berdasarkan Fungsi:
- Kalimat perintah: Memberikan perintah.
- Kalimat seruan: Mengungkapkan perasaan.
- Kalimat deklaratif: Menyampaikan informasi.
(PERTEMUAN 5): PEMBUATAN KALIMAT NARASI, NARASI, DAN EKSPOSISI
Karangan Deskripsi
Tulisan yang menggambarkan objek secara rinci, sehingga pembaca seolah-olah merasakan langsung.
Ciri-ciri:
- Menggambarkan sesuatu dengan jelas.
- Melibatkan kesan indera (melihat, mendengar, merasakan).
- Membuat pembaca ikut merasakan.
- Menjelaskan ciri-ciri objek (warna, ukuran, bentuk, keadaan).
Langkah-langkah membuat kalimat
- Menentukan topik, tema, dan tujuan.
- Merumuskan judul.
- Menyusun kerangka karangan.
- Mengumpulkan bahan atau data.
- Mengembangkan kerangka.
- Menyusun cara menyimpulkan dan mengakhiri
Karangan Narasi
Menceritakan peristiwa atau kejadian secara kronologis (urutan waktu). Bisa berupa fakta atau khayalan.
Ciri-Ciri:
- Berisi rangkaian peristiwa secara kronologis.
- Peristiwa bisa nyata atau imajinasi.
- Bertujuan menghibur pembaca.
- Menggunakan bahasa naratif.
Karangan Eksposisi
Tulisan yang menjelaskan informasi atau konsep secara logis dan jelas untuk memperluas pengetahuan pembaca.
Ciri-Ciri:
- Menggunakan fakta.
- Gaya informasi yang informatif.
- Penyampaian lugas dan menggunakan bahasa baku.
- Objektif dan tidak memihak.
- Tidak memaksakan opini penulis.
Struktur Kalimat Eksposisi:
- Tesis: Pembukaan yang memuat sudut pandang penulis.
- Argumentasi: Alasan dan bukti yang memperkuat tesis.
- Penegasan ulang: Simpulan yang menegaskan kembali tesis.
Â
(PERTEMUAN 6): PEMBUATAN KARANGAN ARGUMENTASI DAN MEMAHAMI KARANGAN PERSUASI
Karangan Argumentasi
Tulisan untuk meyakinkan pembaca agar menerima kebenaran pendapat atau gagasan, dengan alasan, contoh, dan bukti yang mendukung. Digunakan dalam debat untuk menyusun teks landasan.