Mohon tunggu...
Ayu Rahmawati
Ayu Rahmawati Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Perempuan yang punya mimpi besar

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Generasi Alpha Sang Penikmat Teknologi Digital

19 Juni 2023   19:54 Diperbarui: 19 Juni 2023   19:58 137
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto : galeri pribadi

Pendidikan adalah salah satu kegiatan untuk memperbaiki citra baik pada diri manusia. Suatu proses untuk mengembangkan segala potensi yang ada di dalam nya. Berbagai macam cara dilakukan tenaga pendidik agar anak didik nya memahami pelajaran -- pelajaran yang akan disajikan nya. Terlebih lagi pada saat ini, kita memasuki zaman generasi alpha, yang notabene dicap sebagai generasi "Segalanya Menggunakan Teknologi Digital".

Tenaga pendidik harus lebih kreatif, inovatif agar mereka tidak suntuk, mau menerima pelajaran menggunakan metode manual. Karna kita tidak bisa menepiskan bahwa anak -- anak  yang lahir setelah tahun 2010- hingga saat ini sudah mulai akrab dengan internet, gadget dsb. 

Saya mencoba membuktikan dan mendatangi satu sekolah yang ada di Kabupaten Cirebon. Disana saya dikejutkan dengan anak -- anak yang meminta saya untuk mengabadikan photo mereka. "Kak, boleh tidak handphone nya dipinjam untuk selfie?". Ucap salah satu anak SD yang masih duduk di bangku kelas 2 SD. Saya pun menganggukan kepala dan mengatakan "Oke, ciss. Ayo gaya!" Mereka pun langsung mengangkat jari nya dengan berbeda -- beda gaya. Saya pun tersenyum sambal mengingat ketika saya masih berada di masa -- masa seperti mereka.

Ternyata masa SD saya dengan mereka sudah terpaut sangat lama, kurang lebih nya sudah 15 tahun lalu, saya masih seperti mereka dan pasti nya dengan keadaan yang sangat berbeda. 

Pada saat itu, kami tidak mengenal apa itu gadget, handpone, selfie. Kami hanya mengetahui televisi sebagai hiburan, kami menyenangkan diri dengan berlari -- lari di lapangan, bermain petak umpet, layangan dan azan maghrib-lah sebagai patokan waktu kami untuk memberhentikan segala permainan atau aktivitas kami. Sangat berbeda dengan saat ini, meskipun ada beberapa orang tua yang masih mempertahankan prinsip bahwa segala aspek perkembangan kognitif ini dimulai ketika anak berada di bangku sekolah dasar atau bisa juga disebut sebagai masa keemasan nya seorang anak. Beberapa aspek nya adalah dimulai dari moral, bahasa, agama hingga fisik motorik dan sosial emosional nya. 

Para orang tua tersebut beranggapan jika anak -- anak ini diartikan sebagai pohon yang sedang tumbuh, maka mereka harus memiliki akar yang atau biji yang baik, dengan segala perawatan dan proses yang baik. Karna semua nya akan mempengaruhi pohon yang akan tumbuh atau masa remaja mereka. 

Memang sudah seyogyanya, jika semua nya akan sangat baik jika proses perkembangan anak -- anak ini tetap menggunakan stimulasi secara manual dengan segala dampak positif nya. Seperti tetap membatasi pemakaian gadget, tetap mendampingi dan mengawasi anak -- anak ketika bermain gadget, membiarkan anak -- anak bermain diluar rumah agar mereka mampu bersosialiasi dengan keadaan setempat. Karena setiap manusia akan memperoleh perkembangan social emosianal nya dari lingkungan yang ia tempati, dan dari hal tersebut bisa mengasah segala aspek yang sudah di jelaskan di atas.

Tenaga pendidik Kabupaten Cirebon pun berpendapat, "Mendidik generasi alpha ini memang tidak mudah, kita harus bijak dan tegas terhadap segala hal yang berbau tentang internet. Terutama kepada orang tua anak -- anak tersebut, kita semua harus melek literasi dan digital agar bisa dan menghadapi anak -- anak ini." 

Sejalan dengan ini, kita semua sudah seharusnya mengikuti perkembangan era, mengambil sisi positif dan  negative dari perubahan generasi dan era ini. Beberapa ada yang menyetujui dengan adanya perkenbangan teknologi ini, karena banyak sekali kemudahan dan hal praktis yang di sediakan. 

Contoh nya, ketika anak sedang menangis. Sudah banyak orang tua yang menjadikan gadget ini untuk menjadi pengganti permainan atau agar anak ini kembali tenang. Dengan dalih -- dalih agar anak ini tenang, anak -- anak ini pun  dibiarkan asik dengan menonton tayangan yang ada di salah satu platform nya yaitu youtube tanpa pengawasan orang tua. Selain itu, dengan adanya gadget ini membuat kita mudah untuk berkomunikasi jarak jauh. 

Sudah banyak hal canggih, seperti contoh nya video call. Kita tidak perlu jauh -- jauh datang untuk menemui sanak saudara jauh hanya untuk berkomunikasi, cukup menggunakan gadget saja, kita bisa bertatap muka dan bersenda gurau. Memang fungsi dari teknologi pada era ini mengefisiensikan segala aktivitas yang ada, memperpendek jarak dan mempercepat waktu. Namun ada beberapa dampak buruk, terutama terhadap anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini, yakni jika orang tua selalu saja membiarkan anak nya bermain gadget tanpa ada batasan. Mereka kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, sulit beradaptasi karna kurang nya pemahaman untuk menghadapi masyarakat atau lebih individualis atau bahkan mereka bisa berpotensi terasingkan secara social.

Generasi Alpha ini merupakan generasi yang ada setelah generasi Zilenial, namun ada beberapa karakteristik yang membedakan nya, yaitu jika generasi zilenial atau yang biasa disebut generasi z ini lahir pada tahun 1995 -- 2010. Mereka masih menggunakan teknologi komunikasi seperti SMS, email dan media social yang sangat terkenal pada era ini yaitu facebook dan twitter. Mereka sudah mampu mengaplikasikan setiap kegiatan secara multitasking, seperti contoh nya mendengarkan musik menggunakan headset dan membaca berita -- berita di facebook atau browsing kegiatan dan berita lain nya di google atau mungkin sedang membalas pesan -- pesan teman nya. 

Selain itu, game online sudah mulai merajalela dan generasi ini sudah mulai dikenal sebagai generasi yang menggemari teknologi informasi serta segala aplikasi yang ada di gadget maupun computer. Akan tetapi mereka masih menyukai permainan di dunia nyata, mereka masih bersemangat untuk melakukan pekerjaan -- pekerjaan kelompok, masih suka berosialiasi secara langsung. Sedangkan generasi alpha merupakan anak -- anak yang lahir pada tahun 2010 -- 2025, dimulai dari kandungan orang tua mereka sudah diperkenalkan gadget dan dunia internet. 

Maka dari itu, jika pola asuh orang tua tersebut selektif, mereka terdidik dengan berbagai layanan yang telah disajikan dari segala inovasi yang diciptakan manusia melalui teknologi informasi ini. Dengan segala kecanggihan nya yang ada, pendidikan pun harus memfasilitasi anak -- anak tersebut agar mampu menguasi teknologi dan pemahaman ilmu yang ada. Harus tetap membuat metode pembelajarn yag efektif, dan segala aktivitas yang membuat anak -- anak termotivasi bisa bangkit dan mampu mengembangkan teknologi lebih hebat dari sebelumnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun