Mohon tunggu...
Hasan Luthfy Attamimy
Hasan Luthfy Attamimy Mohon Tunggu... -

S2 Pemikiran Islam Univ. Islam Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Menanti Bingkisan Tuhan

10 Mei 2012   11:47 Diperbarui: 25 Juni 2015   05:28 56
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Duuuuuhhh Gustiiiii…

Mengapa tanda-Mu tak kufahami

Mengapa isyarat-Mu begitu tinggi

Mengapa aku tak pernah mengerti

Duuuuuhhh Gustiiiii…

Telah kujelajah bahasa-Mu

Telah kutelusuri pesan-pesan-Mu

Telah kurenungi bisikan-Mu

Tapi, mengapa aku tak bisa menepi…

Duuuuuhhh Gustiiiiii…

Kutanya setiap daun yang terhempas angin

Kutanya setiap buaian angin yang menghembus kelopak mataku

Kutanya setiap irama waktu dari sisa hidupku

Hingga kupetik butiran tasbih-Mu

Tapi, mengapa aku tak pernah mengerti

Duuuuuhhh Gustiiiii….

Angkuhkan aku

Banggakah aku

Hitamkah perjalananku

Gusti….

Kutunggu bingkisan-Mu

Di setiap tepi malam

Hingga bunga siang tenggelam

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun