Kedua, pendidikan politik perlu menjadi fokus utama. Program-program pendidikan yang menyasar semua lapisan masyarakat dapat membentuk pemahaman yang lebih baik tentang nilai-nilai demokrasi, hak, dan kewajiban sebagai warga negara. Masyarakat yang teredukasi secara politik cenderung lebih kritis dan partisipatif dalam proses demokrasi.
Ketiga, dialog antar-kelompok perlu didorong untuk mengatasi polarisasi dan intoleransi. Inisiatif dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat sipil dapat menjadi jembatan untuk membangun pemahaman bersama dan menghormati keberagaman.
Keempat, reformasi dalam sistem pemilu perlu dipertimbangkan. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem proporsional, peningkatan pengawasan terhadap keuangan kampanye, dan pemberian insentif bagi partisipasi pemilih dapat membawa perbaikan signifikan dalam proses pemilu.
Demokrasi di Indonesia, seperti di negara lain, adalah perjalanan yang terus berkembang. Melalui upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, Indonesia dapat mengatasi tantangan dan membangun demokrasi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Harapan terbesar adalah bahwa setiap warga negara dapat merasakan manfaat dari demokrasi yang berfungsi, di mana hak-hak dan aspirasi mereka diakui dan dihormati.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI