Tampaknya boro-boro mendirikan parpol, ditawari jadi caleg saja oleh beberapa parpol yang mendekatinya, Iwan tak juga bergeming. Dia ajeg dengan caranya sendiri dalam melestarikan bhinneka tunggal ika dalam hidup berbangsa dan bernegara di tanah air tercintanya ini.
Tapi lain halnya dengan yang satu ini. Selalu saja banyak pihak yang bertanya-tanya dengan sosok Habib Rizieq Syihab (HRS), Imam besar Front Pembela Islam (FPI), yakni sebuah organisasi massa yang berbasis di dalam keagamaan, dikabarkan saat mengambil S3 di University of Malaya tesisnya berjudul 'Pengaruh Pancasila terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia'.Â
Adapun yang jadi pertanyaan, sejauh mana HRS dan FPI menerapkan Pancasila di dalam dakwah maupun kiprah gerakan mereka selama ini?
Bahkan pertanyaan yang sampai saat ini menggantung, kenapa HRS menyodorkan tesis tentang Pancasila di negeri Jiran. Sebab mana mereka (para pengujinya) faham Pancasila, lantaran dasar negara Malaysia dengan Indonesia jelas-jelas jauh berbeda.
Tapi sudahlah. Pertanyaan di atas bisa di jawab oleh mereka yang masing-masing memiliki persepsi dan pendapat yang berbeda-beda. Sebagaimana juga kehidupan di negeri ini juga, yang bhinneka tunggal ika.Â
Asal jangan kebablasan saja. Dan tetap mengedepankan ketuhanan yang maha esa, Â kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, serta keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Iya butir-butir Pancasila yang lima dasar itu. Selain harus dihafalkan, pastinya harus diamalkan juga dalam keseharian kita.
Bahkan suatu ketika, Iwan Fals pun sepertinya memiliki rasa rindu juga kepada HRS yang telah bermukim lama di negeri Saudi Arabia. Iwan Fals menanyakan kapan HRS akan pulang.
Tampaknya Iwan Fals dan HRS berteman juga, ya ? Baguslah itu. Tokh, kita ini berbangsa dan bernegara yang sama. Tidak ada gap, dan jurang pemisah di antara siapapun juga. ***
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H