AHY juga terlibat dalam gerakan pemimpin muda Indonesia yang bertemu di Bogor dengan tujuan untuk memberikan keteduhan dan kesejukan di tengah kerumitan, kekusutan situasi politik pasca-pilpres. Â AHY sempat dikritik, tetapi AHY dengan tenang kembali memberikan alasannya bahwa yang terutama adalah kepentingan bangsa dan negara.
AHY menunjukan bahwa hal wajib dimiliki oleh seorang pemimpin ialah segala tindak tanduknya harus disusun dengan baik dan penuh strategi. Sebagai seorang pemimpin, harus ada keputusan yang diambil.
Oleh karena itu, seorang pemimpin ideal haruslah cerdas dalam menentukan strategi terbaik yang nantinya mampu memberikan hasil sesuai ekspektasi. AHY sedang melakukannya sekarang.
Dimensi yang diperlihatkan oleh Kaesang dan AHY mungkin masih jauh jika dibandingkan dengan Jokowi, Prabowo ataupun SBY. Tetapi gerak-gerik mereka yang mencuri perhatian bagi kawan maupun lawan memberikan warna sendiri.
Warna AHY sudah jelas karena memang telah berkeputusan untuk menjadi seorang politikus. Kaesang masih memilih untuk mengurus bisnis pisang nuggetnya sambil bersekolah di Singapura. Di masa depan, Kaesang bisa saja bersinar seperti bapaknya.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H