Dalam teori ekonomi, secara ringkas disebutkan bahwa besar/kecilnya tabungan ditentukan oleh pendapatan dan pengeluaran konsumsi. Jika pendapatan kita tetap, maka semakin besar pengeluaran konsumsi akan mengurangi tabungan. Atau sebaliknya, jika pengeluaran konsumsi kita tidak berubah, bertambahnya pendapatan akan menambah nilai tabungan.Â
Konsepsi teori ekonomi tersebut menunjukkan bahwa seiring dengan bertambahnya berbagai kebutuhan sehari-hari, inflasi, dan berbagai perubahan dalam ekonomi, tabungan juga mengalami fluktuasi.Â
Sesederhana fungsi tabungan, sebaiknya kita lebih hati-hati dalam mengeluarkan uang untuk konsumsi. Tak perlu menghilangkan kebutuhan sehari-hari, namun hal-hal yang sebenarnya belum begitu perlu dibeli sebaiknya dihindari. Jaga jarak dengan rayuan diskon maupun angan-angan yang kadang terpengaruh melalui media massa ataupun status social media.Â
Bahkan, di sisi yang lain, kita bisa menabung sekaligus mendapat untung. Sebenarnya telah banyak pilihan produk untuk menampung dana yang kita miliki. Tabungan sebagai salah satu instrumen juga begitu familiar di masyarakat. Bentuknya beragam, mulai dari celengan hingga deposito berjangka yang memiliki fasilitas beraneka rupa.Â
Namun, dari berbagai contoh produk tabungan yang dikelola oleh perbankan dan atau lembaga keuangan, ada yang salah satu jenis tabungan yang menarik, yaitu tabungan syariah. Yang membedakan jenis tabungan ini adalah adanya empat prinsip dasar yang melandasi jalannya produk ini: keadilan, kemitraan, transparansi, dan universal.Â
Dana yang kita simpan di bank akan diputar lagi menjadi berbagai bentuk, salah satunya adalah menjadi modal produktif bagi masyarakat yang ingin menjalankan usaha. Namun, apakah kita bisa menjamin jenis usaha apa yang akan dijalankan oleh para entrepreneur tersebut? Di sinilah bedanya Bank Syariah. Bank Syariah dilarang untuk mengeluarkan dana pinjamannya untuk hal-hal yang melanggar norma agama seperti maisir (perjudian), gharar (penipuan), dan riba. Artinya, segala macam usaha yang melalui pembiayaan bank syariah terbebas dari hal-hal yang dilarang dari kacamata hukum Islam. Pastinya, sebagai nasabah kita menjadi tenang dalam menanamkan dana kita.Â
Di era kekinian seperti ini, bank syariah telah berkembang pesat. Berbagai layanan yang hampir serupa dengan bank konvensional telah disediakan oleh bank syariah. Kita tak perlu khawatir, karena bank syariah telah menyediakan bermacam kemudahan bagi nasabahnya seperti ATM, e-banking, layanan keluhan 24 jam dan dipermudah pula untuk pembayaran zakat, infaq, maupun shadaqah.Â
Dengan demikian, dalam satu langkah kita bisa mendapatkan banyak hal: menabung sekaligus beruntung, dilayani secara terbuka, dan insyaAllah berbuah pahala.Â
Amin.Â