Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.780 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 24-04-2024 dengan 2.172 highlight, 17 headline, dan 106.868 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Dendam

24 Agustus 2023   23:15 Diperbarui: 24 Agustus 2023   23:23 152
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi pixabay.con

Aku membaca sebuah kisah apakah benar pengampunan bisa tiada di antara dua jiwa yang saling mencinta? 

Semengerikan apakah kesalahan yang tak termaafkan oleh satu sisi hati sehingga merasakan dendam?

Amarah yang menghuni kepala menjadi makanan terenak bagi emosi yang menyala membuat bara api benci kian merajalela sehingga kata maaf terlupa

Sedalam itukah manusia telah jatuh kepada angkara sehingga murkanya adalah yang terutama

Sungguh mengerikan jika demikian. Tak ada pengampunan adalah hidup yang menyalakan kesepian menjauhkan perjuangan menepikan cinta sejati.

Tak tahu bagaimana lagi menghadirkan kata maaf di ujung hati yang terluka parah oleh pengkhianatan, meski itu hanya sebuah prasangka 

Bagaimanapun keduanya terluka dan hanya kata maaf yang bisa memenangkan pun menyatukan kembali dua jiwa yang meronta oleh tuduhan hati nurani

Dalam kelam yang menyembunyikan dalam senyap, ada dua batin saling menyimpan dendam dan hanya sentuhan tangan ilahi mampu mendamaikan mereka dengan kesadaran adanya maaf di sudut hati masing-masing

 ...

Written by Ari Budiyanti

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun