Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.780 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 24-04-2024 dengan 2.172 highlight, 17 headline, dan 106.868 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Haru dan Cemburu

20 Mei 2022   22:30 Diperbarui: 20 Mei 2022   22:32 201
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foti: pixabay.com


Ada haru yang menggengam cemburu
Karena sebuah ragu yang menari di kedalaman kalbu
Pada sebingkai rindu yang habis tertelan sembilu
Menjadi biru seluruh hati karena pilu

Terkenang masa lalu yang indah dan menyentuh sukma
Memaknai cerita sebuah cinta
Menguasai segenap hati yang dilanda rasa
Mesti akhirnya berakhir dan sirna

Haru pada cinta yang pernah ada
Berkorban waktu dan diri untuk sebuah bahagia
Rindu yang berkelana kini di jiwa
Harus bertemu pahitnya realita

Bahwa aku dan kamu tak bisa bersatu
Hanya karena satu alasan yang pilu
Iya, cemburu

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
#PuisiBaruAri
20 Mei 2022

20-2.168

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun