Kemarin pagi saya mendapat pesan WA dari Ibu saya. "Ari, bunga kaktus kita sedang mekar banyak. Ada 15 kuncup. Mekarnya jam berapa ya. Tadi pagi mama lihat pas sepedaan. Pulangnya mau motret udah menutup."
Teringat kusah bersama almarhum Bapak saya. Kami melihat pohon kaktus pertama kali berbunga. Sayangnya informasi kapan bunga ini mekar sempurna belum kami punyai.Â
Bapak menunggu agak siang dengan harapan bunga mekar sempurna. Sayangnya, semakin siang ternyata bunga ini berhenti mekar alias menutup lagi. Bapak jadi tidak bisa mendapat foto bunga tersebut saat mekar sempurna.Â
Bunga Kaktus 2 di halaman depan rumah. Dokumen pribadi. Photo by Bu Mardiyah
Saya mempunyai kenangan indah lainnya dengan bunga
Kaktus. Semasa saya kukiah di Surabaya, ssya sering emlihat mekarnya salah satu
bunga kaktus yang tumbuh di stasiun kereta api.Â
Saya lupa nama stasiunnya. Kereta melaju sebelum pukul 7 pagi, jadi masih bisa melihat bunga kaktus itu meksr sempurna dan sangat banyak. Saat itupun saya tidak tahu kalau jam mekarnya kaktus ini hanya dipagi hari.Â
Saya jujur tidak tahu pasti nama jenis kaktus di rumah kami. Tapi dari bentuk bunganya mirip seperti Wijaya kusuma. Jadi termasuk jenis Ephipyllum. Kalau saya salah, maafkan ya. Bila ada yang tahu tepatnya ini bunga kaktus jenis apan tolong beritahu saya.
Bunga Kaktus 3 di halaman depan rumah. Dokumen pribadi. Photo by Bu Mardiyah
Ketinggian
tanaman kaktus ini sudah ada 2 meter. Usianya pun sudah lebih dari 10 tahun. Jadi kalau Anda melihat sudah setinggi 2 m dan sebanyak itu bunganya, pastilah sangat wajar.Â
Menanam dan merawat kaktus jenis ini juga tergolong mudah. Sangat cocok untuk daerah tropis seperti negara kita. Tak perlu banyak air untuk membuatnya bertahan hidup.Â
Jadi tidak perlu terlalu sering menyiraminya. Kalau kebanyakan air, malah bisa mengakibatkan pembusukan akar dan tanaman bisa mati. Kalau ukuran tanaman masih kecil dan ditanam di pot.Â
Beberapa koleksi tanaman Kaktus yang saya tanam di pot. Photo by Ari
Pada liburan sekolah, waktu pulang rumah, saya mendapati beberapa kaktus sudah ditebang sebagian karena terlalu tinggi. Lalu sisa kaktus dibuang begitu saja di halaman belakang rumah. Ada banyak kaktus kecil yang tumbuh baru. Lalu saya bawa sebagian ke tempat kos dan saya rawat.
Kaktus yang saya tanam di pot. Bibit kaktud yang berbunga mekar putuh besar. Photo by Ari
Bunga kaktus ini memang sangat indah. Bunganya hanya bisa dinikmati oleh orang yang rajin bangun pagi. Setelah di atas pukul 6 pagi, Anda tak akan lagi melihatnya mekar sempurna.Â
Dia akan terus menguncup. Saya memberi tahu ibu saya. Dan hasilnya, pagi ini Ibu mengabadikan bunga-bunga kaktus segera sebelum menguncup kembali. Ibu saya rajin bangun pagi untuk bersepeda di sekitar rumah, melewati persawahan.Â
Jadi sebelum bersepeda, Ibu menyempaykan memotret mekarnya bunga kaktus sebanyak-banyaknya. Berikut ini foto-foto bunga Kaktus kiriman Ibu saya.
Bunga Kaktus 4 di halaman depan rumah. Dokumen pribadi. Photo by Bu Mardiyah
Bunga Kaktus muncul di tempat pendek jadi terjangkau kamera penuh.
Bunga Kaktus 5 di halaman depan rumah. Dokumen pribadi. Photo by Bu Mardiyah
Beberapa bunga kaktus yang mekar dan satu bunga sudah mekar kemaren, jadi tertinggal sisa mekarnya yang menguncup. Pucuknya akan semakin menghitam dan akhirnya akan gugur sendiri bunga kaktus ini.
Bunga Kaktus 6 di halaman depan rumah. Dokumen pribadi. Photo by Bu Mardiyah
Tanaman kaktus ini memang sangat tinggi. Bahkan ketinggiannya sudah melewati tingginya kabel listrik. Karena untuk alasan keamanan, tanaman kaktus ini jadi sering dipotong agar tidak sampai setinggi kabel listrik lagi. Letaknya yang berdekatan dengan pohon
cemara kami, jadi memberi kesan
cemara berbunga putih. Indah sekali ya.
Bunga Kaktus 7 di halaman depan rumah. Dokumen pribadi. Photo by Bu Mardiyah
Perhatikan durinya yang menempel di semua bagian batang kaktus. Tahukah anda bahwa duri-duri ini sebenarnya adalah bentuk
daun kaktus itu sendiri. Keruncingannya selain untuk fungsi pertahanan diri juga sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan. Dengan bentuk daun runcing inilah mengurangi evaporasi/penguapan air melalui daun. Karena itu kaktus sangat mudah tingal di daerah gurun/padang pasir.Â
Bunga Kaktus. Photo by bu Mardiyah
Batangnya yang tebal mampu menampung air dengan jumlah sangat banyak. Karena itulah kaktus tergolong tanaman je is
sukulen. Akarnya bisa tumbuh memanjang untuk mencari sumber air sebanyak mungkin.Â
Pengalaman pertama saya melihat bunga kaktus mekar sempurna, sungguh menghebohkan. Saya memotret setiap bagian bunga tersebut. Koleksi foto bunga kaktus pertama yang saya lihat mekarnya ada di salah satu blog saya. Anda bisa lihat di Mahkota Bunga Kaktus.
Screenshot foto aneka posisi bunga kaktus. Dokumen pribadi. Photo by Ari
Lihatlah foto di atas yang saya buat beberapa tahun lalu. Ada banyak sekali pose bunga kaktus hanya dari satu saja bunga pertama yang saya lihat.
Bahkan bagian kelopak bunganya dan mahkota bunganya saya foto datu persatu dengan jarak dekat. Anda bisa lihat pula foto-fotonya di sini Petals of cactus flower.
Petals of cactus flower. Photo by Ari
Terakhir, saya juga mengabadikan keindah putik dan benang sari dari bunga kaktus ini. Silakan disimak fotonya.
Putik dan benang sari bunga kaktus. Photo by Ari
Perhatikan putiknya. Bentuknya seperti bunga cantik lainnya. Wsrnanya kuning keemasan. Benang sari setia mengelilinginya. Waktu mekarnya yang singkat akan membuat para serangga berkejaran memanfaatkan kesempatan mengambil madunya.
Closer up putik dan benang sari bunga kaktus. Photo by Ari
Kalau teman-teman pembaca belum pernah melihat bunga kaktus secara langsung, setidaknya bisa lihat koleksi foto bunga saya ini. Lengkap per bagian bunganya. Koleksi foto lengkapnya bisa Anda lihat di
Bunga Kaktus.
Semua foto dari blog yang saya tampilkan adalah blog pribadi saya bernama Foristari. Anda bisa lihat foto-foto koleksi bunga saya di sana. Floristari
Dan untuk mengakhiri kisah tentang bunga kaktus ini, saya dan Ibu punya pengalaman menikmati satu bunga kaktus mekar dan kami berfoto bersama bunga tersebut. Ini dia foto kami.
Foto saya bersama bunga Kaktus. Dokumen pribadi
Ini foto saya bersama bunga kaktus yang berbunga di bagian rendah.
Foto Ibu saya bersama kaktus. Dokumen pribadi
Semoga tulisan saya mengenai
tanaman bunga kaktus ini mencerahkan
akhir pekan Anda. Karena ada banyak gambar bunga kaktus yang saya te arkan di artikel ini. Selamat berakhir pekan semuanya.
Written by Ari Budiyanti
30 November 2019
Bunga Kaktus di halaman depan rumah. Photo by Ari
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H
Lihat Hobby Selengkapnya