Mohon tunggu...
Arfa Gandhi
Arfa Gandhi Mohon Tunggu... Penulis - Jurnalistik

https://www.kompasiana.com/arfa18 Berkarya itu bahagia

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Rehabilitasi Bukan Penjara, Lentera Bersinar Indonesia Sediakan Layana Rawat Jalan

27 Juli 2024   12:33 Diperbarui: 27 Juli 2024   17:26 72
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu permasalahan yang harus dipandang serius. Sebab, narkoba memiliki potensi besar dalam merusak moral khususnya generasi muda bangsa Indonesia.

Peran pejuang anti narkoba tentu sangat dibutuhkan untuk menjadi agen perubahan terutama mengubah paradigma penyalahgunaan narkoba.

Tentu rehabilitasi merupakan upaya paling tepat dan efektif bagi para pengguna narkoba untuk bisa kembali pulih dan sembuh total dari ketergantungan melalui proses pemulihan baik secara medis maupun sosial.

Thomas Avitho da Lopez yang merupakan salah satu Clinical supervisor di Lentera Bersinar Indonesia (LBI) mengatakan, narkoba memiliki dampak yang sangat negatif bagi kesehatan fisik dan mental manusia.

Karena itu, proses rehabilitas adalah cara yang paling efektif memulihkan pengguna agar terbebas dari narkoba, meski harus memakan waktu yang cukup lama melalui beberapa tahapan metode pemulihan.

"Rehabilitas cara paling efektif dalam melakukan pemulihan agar terbebas dari narkoba. Jika ada kerabat atau orang terdekat ketergantungan narkoba, segera lakukan rehabilitasi," kata Thomas, Sabtu (27/7).

Meski begitu, Thomas juga tetap menyarankan untuk memilih tempat rehabilitasi yang tepat dan menyediakan berbagai layanan untuk menunjang pemulihan. Sebab hal itu sangat menentukan kesembuhan bagi pasien kecanduan narkoba.

"LBI yang merupakan tempat rehabilitasi sudah menyediakan layanan rawat jalan dimana pasien dapat melakukan pemulihan di rumah dan melakukan aktivitas sosial seperti biasa," jelas Thomas.

Selain itu, LBI juga menyediakan layanan konseling bagi keluarga dalam memahami dan mendukung proses pemulihan pada pasien kecanduan narkoba, serta proses rehabilitasi holistik yang melibatkan teknik rehabilitasi fisik, mental, emosional dan spiritual.

Namun terkait dengan program rehabilitasi rawat jalan harus melalui beberapa proses tahapan oleh tim medis profesional dan berpengalaman di bidang kesehatan dan ketergantungan.

Salahsatunya pasien yang merupakan pecandu narkoba memiliki niat dan tekad untuk berhenti dari penyalahgunaan narkoba.

Dengan rehabilitasi rawat jalan pasien dapat melakukan konseling dan pengobatan di waktu yang telah ditentukan.

Metode penyembuhan ini memang terbilang cukup fleksibel bagi pasien yang sudah bekerja dan memiliki anak maupun masih mengikuti wajib belajar. Karena secara umum rehabilitasi rawat jalan, lebih fokus pada program konseling dan pengobatan.

"Orang ketergantungan narkoba yang ingin rehabilitasi rawat jalan cukup mengikuti prosedur dan tahapan yang telah ditentukan. Jadi, tak ada alasan terkait hambatan waktu dan sebagainya untuk rehabilitasi guna pemulihan ketergantungan," jelasnya.

Thomas juga memastikan proses rehabilitasi menjadi jalan untuk membantu pasien penyalahgunaan narkoba terlepas dari ketergantungan, meski banyak orang yang menganggap rehabilitasi sama artinya dengan memenjarakan seseorang.

"Rehabilitasi adalah pilihan yang dapat membantu seseorang akan ketergantungan
narkoba untuk sembuh dan pulih, untuk itu rehabilitasi menjadi solusi paling efektif untuk memulihkan kondisi," ujarnya.

"Oleh karena itu, jangan sungkan untuk mengakses layanan rehabilitasi baik layanan
rehabilitasi milik pemerintah atau swasta terlebih layanan rehabilitasi yang diberikan LBI," pungkasnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun