Ada pria memakai jubah maka dianggap orang alim.
Ada perempuan memakai kerudung dianggap orang taat beragama.
Ada perempuan merokok dan bertato dianggap perempuan jalang.
Ada yang memakai kebaya tradisional dianggap tidak religius.
Ada pria bergaya punk dianggap berandalan.
Ada yang pandai berkotbah dianggap tetua.
Ada yang memakai pakaian seragam dianggap senapati.
Ada yang pandai omong dianggap ahli.
Ada yang memakai asesoris dianggap kaya.
Ada yang memakai blangkon dianggap ki dalang.
Ada yang memakai udeng dianggap dukun.
Ada yang membawa keris pusaka dianggap klenik.
Ada yang bakar kemenyan dianggap memanggil lelembut.
Ada yang membaca macapat dianggap merapal mantra.
Ada yang memakan ubi-ubian dianggap cari ilmu.
Ada yang semedi dianggap cari wangsit.
Mengapa?
Mata hatinya memakai kacamata hitam?
Apakah kacamata hitam untuk menutupi mata liarnya?

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI