"Saya masih tidak percaya bisa berada di sini, ini mimpi atau nyata yah," tutur anggota DPRD Manggarai dari partai PKB itu.
Kartianus Dunun memang baru enam bulan dilantik menjadi anggota DPRD Manggarai setelah mengantongi seribu lebih suara di daerah pemilihannya di Manggarai Utara termasuk Kecamatan Reok Barat dan Reok. Sebelumnya Kartinus menekuni profesinya sebagai advokat di daerah Bali selama dua puluhan tahun. Menjadi wakil rakyat merupakan tugas yang benar-benar baru baginya.Â
Alex Plate tiba-tiba muncul di pintu.Â
"Olee bos, maaf sedikit menunggu e, saya ada tamu tadi," ungkap Alex Plate yang nota bene staf ahli menkominfo.Â
Kehadirannya disambut girang oleh Kartinus Durun, yang rupanya adalah teman lama, saat SMP di Reok, Manggarai, Flores.Â
"Olee...kraeng yang dari kampung malah duluan ketemu guru kita pa Lorens Mansur e," pungkas pak Alex setelah sebelumnya ia melihat pajangan foto Kartiianus Durun dan mantan guru mereka itu di halaman grup WhatsApp alumni mereka.Â
"Soalnya selain mantan guru, Pak Lorens itu om saya e," timpal Kartianus Durun byang disambut rasa terkejut oleh Pak Alex.Â
Tak lama kemudian kami diajak pak Alex  menuju ruang khusus presentasi bergabung dengan tamu yang nota bene adalah teman lamanya dari harian Kompas. Selain perjumpaan itu melepas kangen dua sahabat juga berbagi cerita dan pengalaman masing-masing.Â
Tibalah topik pembicaran  soal sinyal internet di Reok sambil santap siang bersama. Rupanya pak Alex mendengar keluhan masyarakat Reok soal matinya sinyal internet di Reok dan sekitarnya pasca alat pemancar internet itu baru diresmikan pak menteri, Jhony G. Plate, ketika ia pulang kampung pasca dilantik sebagai menteri.Â
Merasa resah dengan kondisi tersebut, Pak Alex meminta Kartinus Durun sebagai sahabat dan orang Reok untuk mengecek kondisi alat pemancar internet di Reok yang belum lama ini dipasang. Pak Alex memberi waktu kepada sahabatnya satu minggu untuk memberi laporan.Â