Mohon tunggu...
Fatkhul Muin kabarseputarmuria
Fatkhul Muin kabarseputarmuria Mohon Tunggu... Jurnalis - Jurnalis Warga,Wiraswasta,YouTuber

Sepuluh tahun lalu berkecimpung memburu dan menulis berita namun saat ini berwiraswasta dan mengembangkan ekonomi kerakyatan di pedesaan. Tetapi hasrat untuk menulis masih menggebu-ngebu kanal kompasiana inilah sebagai ajang pelampiasaan untuk menulis. " Menulis tidak bisa mati " aku tuangkan kreasiku juga di blog pribadiku www.kabarseputarmuria.com selamat membaca dan berbagi informasi No HP : 085290238476 semoga bermanfaat

Selanjutnya

Tutup

Money

Tiram Dari Demak Dikirim Ke Bali

1 Juli 2015   08:08 Diperbarui: 1 Juli 2015   08:08 389
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pak Santo tunjukkan tiram

Demak – Salah satu hasil laut dari Demak yang cukup digemari oleh para turis di Bali adalah Tiram. Tiram adalah hewan laut yang menempel dikarang, kapal , atau tempat keras lainnya dilaut. Cangkang Tiram cukup keras sehingga bentuknya pun tak beraturan. Meski demikian isi didalamnya membuat orang ketagihan.

Salah satu pengepul Tiram di kecamatan Wedung kabupaten Demak adalah Pak Santo. Pak Santo menggeluti usaha jual beli Tiram ini sudah ada lima tahun. Selain Tiram ia juga punya dagangan lain berupa Kerang, Bukur dan Kepiting. Namun ia mengaku bisnis Tiram yang paling laku dan banyak peminatnya.

“ Untuk bakul saya di Bali berapapun barang pasti di beli. Kita bisnisnya system jarak jauh dengan cara paketan pengirimannya. Sedangkan pembayaran via rekening di Bank. Alhamdulillah belum ada complain satu sama yang lainnya “, aku Pak Santo di lapaknya dekat jembatan panjang Kedungmalang – Kedungmutih.

 

Santo mengatakan bisnis jual beli Tiram ini harus tlaten dalam memilah-milah barang. Dari nelayan kondisi Tiram kotor dan tidak beraturan cangkangnya. Oleh karena itu setelah di tuang dari zak tiram itupun di bersihkan  satu persatu dengan sikat. Setelah itu baru dirapikan cangkangnya agar muda di buka.

[caption caption="Tiram siap kirim" ]

[/caption]

“ Kita ini belinya perzak mas satu zak seperti ini belinya Rp 50 ribu secara borongan. Lalu saya bersihkan  dan juga rapikan seperti ini . Kalau sudah seperti ini harganya kilaon satu kilo Rp 3 ribu – 4 ribu . Pembeli tinggal merebusnya tidak diberi bumbu sudah enak apalagi ditambah saus,kecap dan bumbu wah tambah lezat “, kata Santo.

Biasanya pembeli local datang ke tempat kami yaitu seputaran Jepara dan Demak. Mereka membeli satu orangnya antara 5 – 10 Kg. Biasanya yang membeli adalah para remaja yang suka jagong atau kongkow di posko atau brak. Makan tiram rebus atau bakar di sertai minuman ringan rasanya sungguh nikmat.

Kalau pembeli dari Bali biasnya adalah pemilik restoran. Pelanggan mereka adalah para turis asing yang suka akan masakan berbahan baku tiram. Ada berbagai masakan yang dapat diolah dari Tiram ini. Misal Sup , gulai , capcai dan masih banyak yang lainnya. Untuk pengiriman ke Bali ini Tiram harus kualitas bagus. Sehingga harganyanpun berani lebih mahal dengan  kualitas biasa.
“ Sekali pengiriman rata-rata ya 2 – 3 kwintal , caranya kita bersihkan lebih dahulu kemudian kita kemas dalam dos yang dilapisi dengan plastic. Dos-dos itupun kemudian di bawa ke terminal atau pool bis . Pengirimannya lewat Travel atau bis “, papar Santo.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun