Mohon tunggu...
Annisa Sholeha Nurrochim
Annisa Sholeha Nurrochim Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Hobi membaca Konten tentang negara, sosial, dan politik

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Politik Islam di Indonesia

26 Juni 2023   17:02 Diperbarui: 26 Juni 2023   17:12 369
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Islam Politik memainkan peran penting dalam mengembangkan Indonesia menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Sejak kemerdekaan pada tahun 1945, Islam politik telah muncul sebagai salah satu kekuatan politik terpenting di Indonesia. Artikel ini membahas tentang sejarah politik Islam di Indonesia, evolusinya dari masa ke masa, dan tantangan yang dihadapinya dalam konteks politik modern.

1. Sejarah Politik Islam di Indonesia:

Islam politik di Indonesia memiliki akar sejarah yang panjang, dimulai dengan masuknya Islam ke Nusantara pada abad ke-13. Meskipun Islam pertama kali datang melalui jalur perdagangan, namun dengan cepat menyebar dan memengaruhi budaya dan politik lokal. Pada masa penjajahan Belanda, gerakan keagamaan Islam menjadi bagian penting dari perlawanan terhadap kolonialisme.

Setelah kemerdekaan pada tahun 1945, Islam politik semakin berkembang dan terorganisir. Gerakan politik Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menjadi terkenal sebagai kekuatan politik. Misalnya, NU memiliki basis massa yang kuat dan mendukung partai politik seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

2. Perkembangan politik Islam:

Perkembangan politik Islam di Indonesia memiliki periode dan dinamika yang berbeda. Pada masa Orde Lama (1950-an-1960-an), pemerintah sangat mendukung NU sebagai representasi politik Islam moderat. Namun pada masa Orde Baru (1960-1998), pemerintahan Soeharto melarang partai-partai Islam dan mengontrol gerakan-gerakan Islam.

Pasca tumbangnya rezim Suharto, reformasi politik dilaksanakan di Indonesia yang membuka ruang bagi partai-partai Islam untuk beroperasi secara legal. Partai-partai Islam seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) muncul dan mendapatkan dukungan yang signifikan. Pada 2004, PKS bahkan berhasil menjadi partai terbesar kedua di parlemen.

3. Tantangan Politik Islam di Indonesia:

Islam politik di Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan dalam konteks politik modern. Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain:

A Keanekaragaman dan Harmoni:

Indonesia adalah negara dengan keragaman suku, agama dan budaya yang besar. Islam politik harus menemukan cara untuk berinteraksi dengan kelompok lain dalam masyarakat secara harmonis dan dengan menghormati prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia.

B. Ekstremisme dan Radikalisme:

Beberapa kelompok Islam radikal terus beroperasi di Indonesia, berusaha mempengaruhi politik dan melanggar prinsip demokrasi. Islam Politik harus bangkit menghadapi tantangan ini dan bekerja untuk mempromosikan narasi Islam yang moderat 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun