Mohon tunggu...
Andriyanto
Andriyanto Mohon Tunggu... Lainnya - Jika kamu tak menemukan buku yang kamu cari di rak, maka tulislah sendiri.

- Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh - Rasa bahagia dan tak bahagia bukan berasal dari apa yang kamu miliki, bukan pula berasal dari siapa dirimu, atau apa yang kamu kerjakan. Bahagia dan tak bahagia berasal dari pikiran kamu sendiri.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Segel Pusaka Alam: Simbol Kekuasaan dan Misteri Kaisar China

1 November 2023   07:00 Diperbarui: 1 November 2023   07:08 409
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Segel pusaka alam adalah sebuah cap giok yang dibuat pada tahun 221 SM untuk Kaisar Tiongkok yang baru berkuasa. Cap ini merupakan simbol kekuasaan dan mandat surga bagi kaisar-kaisar Tiongkok. Cap ini dilewatkan dari dinasti ke dinasti sampai abad ke-10 M; setelah itu, tidak ada catatan tentang keberadaannya. Cap ini terbuat dari batu giok yang disebut Heshibi, yang sebelumnya dimiliki oleh negara Zhao. Di permukaannya terukir kalimat "受命於天 既壽永昌" (Shòumìng yú tiān jì shòu yǒngchāng, "Telah menerima mandat dari surga, semoga (kaisar) hidup panjang dan makmur."). Cap ini juga dikenal dengan nama Segel kekaisaran Tiongkok atau Segel Giok Kekaisaran.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang sejarah, nasib, dan pentingnyaSegel pusaka alam sebagai salah satu benda bersejarah yang paling dicari-cari dan misterius di dunia.

Sejarah Segel pusaka alam

Segel pusaka alam dibuat oleh perintah Qin Shi Huang, kaisar pertama China, yang menyatukan China di bawah Dinasti Qin pada tahun 221 SM. Cap ini diukir dari batu giok yang disebut Heshibi, yang sebelumnya dimiliki oleh negara Zhao. Kalimat yang terukir di cap ini ditulis oleh Li Si, perdana menteri Qin, dan diukir oleh Sun Shou, seorang ahli ukir.

Cap ini merupakan simbol kekuasaan dan mandat surga bagi kaisar-kaisar China selama lebih dari seribu tahun. Cap ini menunjukkan bahwa kaisar adalah penguasa yang sah dan berhak atas tahta China. Cap ini juga digunakan untuk mengesahkan dokumen-dokumen penting, seperti dekrit, perintah, dan piagam.

Cap ini dilewatkan dari dinasti ke dinasti sampai abad ke-10 M; setelah itu, tidak ada catatan tentang keberadaannya. Berikut adalah beberapa dinasti yang pernah menggunakan cap ini:

- Dinasti Qin (221–206 SM): Dinasti pertama yang menyatukan China di bawah satu pemerintahan pusat. Qin Shi Huang adalah kaisar pertama yang menggunakan cap ini.

- Dinasti Han (206 SM–220 M): Dinasti yang menggantikan Dinasti Qin setelah pemberontakan rakyat. Dinasti Han mencapai puncak kemakmuran dan kekuasaan di bawah Kaisar Wu, yang juga menggunakan cap ini.

- Dinasti Sui (581–618 M): Dinasti yang menyatukan China kembali setelah periode Enam Belas Kerajaan. Dinasti Sui membangun proyek-proyek besar seperti Terusan Besar dan Tembok Besar. Kaisar Yang adalah salah satu pengguna cap ini.

- Dinasti Tang (618–907 M): Dinasti yang dianggap sebagai zaman keemasan dalam sejarah China. Dinasti Tang menciptakan budaya dan seni yang berpengaruh hingga kini. Kaisar Taizong adalah salah satu pengguna cap ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun