PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PAMULANG TANGERANG SELATAN 2021
Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM) Mahasiswa ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada anggota Yayasan Komunitas Maestro2012 yang beralamat di Komplek Permata Pamulang, Ruko Blok i-2 No. 13 RT 001/ RW 03 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Adapun Metode kegiatan ini adalah mendatangi yayasan tersebut dan memberikan pelatihan dan diskusi pentingnya berorganisasi dan menghidupkan organisasi.
Hasil dari kegiatan tersebut adalah para peserta menjadi lebih mengerti makna organisasi dan pentingnya berorganisasi, sehingga ke depan Yayasan Komunitas Maestro 2012, akan lebih giat lagi dalam membuat kegiatan atau program kemasyarakatan.
Dalam kehidupan bermasyarakat akan selalu ada kelompok-kelompok orang yang menempati suatu wilayah dan komunitas tertentu. Hal ini tentu mendinamika terjadinya interaksi antar anggota masyarakat yang terkadang dipenuhi gesekan atau konflik karena banyaknya kepentingan. Oleh karena itu penciptaan organisasi agar semua berjalan dengan tertib, teratur dan saling memahami fungsi masing-masing menjadi suatu kemestian.
Organisasi kemasyarakatan tentu harus memiliki nilai-nilai yang fundamental dalam mempersatukan visi kehidupan bermasyarakat dalam ruang lingkup sosial. Oleh karena itu diperlukan kesamaan pandang dari semua unsur masyarakat. Yayasan Komunitas Maestro 2012 adalah sebuah yayasan yang berdiri sejak tahun 2005 yang berkembang pesat. Hal ini terbukti salah satu programnya yaitu koperasi yang memiliki jumlah anggotanya terbesar se Tangerang Selatan, yaitu 2073. Tentu ini cukup fenomenal, sebagai sebuah koperasi yang berdomisili di sebuah ruko komplek perumahan dapat memiliki anggota yang sangat besar.
Oleh karena itu kami jadikan sebagai model pembelajaran berorganisasi di masyarakat sekitar yayasan berada. Dan harapan kami kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar serta merupakan peran nyata kehadiran mahasiswa di masyarakat
Memberi pemahaman kepada para peserta mengenai pentingnya berorganisasi
Memberi pengetahuan kepada para peserta tentang keorganisasian yang baik
Memberikan pengarahan dan pelatihan dalam mengembangkan organisasi
Para peserta menjadi sadar akan pentingnya berorganisasi
Para peserta menjadi terbekali pengetahuan berorganisasi
Para peserta menjadi mau dan terampil berorganisasi
Budaya Organisasi
Sangat dipahami bahwa membangun budaya itu tidaklah mudah, karena terkait erat dengan nilai-nilai atau karakter. Budaya atau kebudayaan itu sendiri merupakan konsep, keyakinan, nilai dan norma yang dianut masyarakat yang mempengaruhi perilaku mereka dalam upaya menjawab tantangan kehidupan yang berasal dari alam sekelilingnya. Demikian menurut Tumanggor ( 2010 ) dalam bukunya yang bertajuk Ilmu Sosial & Budaya Dasar.
Sementara organisasi menurut Robbins SP dalam buku yang ditulis oleh Sopiah ( 2008) menyebutkan bahwa : “Organization is a consciously coordinated social units, composes of two or more people, that fuction on a relatively continuous basis to achieve a common goal or set of goals” ( organisasi adalah satuan sosial yang terkoordinasi secara sadar terdiri dari dua orang aau lebih yang berfungsi atas dasar yang relatif continu untuk mencapai suatu tujuan atau serangkaian tujuan bersama). Hal ini berarti sekumpulan orang dapat dikatakan berorganisasi apabila memenuhi 4 nsur : (1) Organisasi itu merupakan suatu sistem, (2) Adanya suatu pola aktivitas, (3) Adanya sekelompok orang, (4) Adanya tujuan yang telah ditetapkan.
Merujuk dari pengertian di atas, maka budaya organisasi dapat dipahami sebagai perilaku yang tekait dengan tindakan-tindakan manusia ( sekelompok orang) yang dapat diamati dan terukur. Maka dapat pula dikatakan bahwa budaya organisasi adalah hasil budaya.
2.2. Masyarakat
Yusron Razak (2008) dalam bukunya Sosiologi Sebuah Pengantar mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu. Ini mengartikan bahwa dalam bermasyarakat ada tatanan atau norma yang terkait erat dengan aktivitas hidup bersama dalam suatu wilayah.
Dari uraian pengertian budaya organisasi dan masyarakat, maka tema Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM ) yang dilaksanakan, yaitu : “Membangun Budaya Organisasi
1. Tempat Dan waktu
a. Tempat kegiatan PKM Mahasiswa ini adalah di Yayasan Komunitas Maestro2012.
Ruko Komplek Permata Pamulang, Baktijaya, Setu - Tangerang Selatan
b. Waktu kegiatan ini dilakukan selama 1 ( satu ) hari, yaitu tanggal 6 Januari 2021
Dengan rincian kegiatan sebagai berikut :
. Metode Kegiatan
Metode kegiatan ini adalah mendatangi yayasan tersebut dan memberikan pelatihan dan diskusi pentingnya berorganisasi dan menghidupkan organisasi kepada anggota yayasan dan masyarakat sekitar.
3.3. Solusi Permasalahan
Sentuhan akademisi memberi warna dan sudut pandang yang berbeda. Dengan pemaparan dan diskusi serta pelatihan memberi dorongan semangat masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran berorganisasi. Masyarakat bukan saja senang didatangi, namun lebih dari itu sebagai sebuah bentuk kegiatan humanis yang sarat akan sentuhan kemanusiaan. Bagi civitas akademika ( mahasiswa) khususnya dan bagi masyarakat umumnya. Dengan bersilaturahmi, berdiskusi, berdialog, ramah tamah, membangun relationship menjadi solusi terbangunnya semangat untuk berorganisasi.
Kesimpulan
Dari paparan yang telah disampaikan terkait pelaksanaan kegiatan PKM Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Pamulang, yang bertempat di Komplek Permata Pamulang, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Setu – Tangerang Selatan, telah mendorong suasana kebersamaan dan semangat untuk bermasyarakat dan berorganisasi. Kerinduan masyarakat akan kehadiran dunia kampus tampak dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H