Mohon tunggu...
Andre Satria
Andre Satria Mohon Tunggu... Lainnya - Pejuang Bidang Sosial - Penggemar Sepakbola Arsenal FC - Garuda di Dadaku

Orang biasa yang berfokus untuk mengimplementasi bidang sosial.

Selanjutnya

Tutup

Money Artikel Utama

Toko Pizza, Usaha Pizza Rumahan yang Tetap Moncer di Tengah Pandemi

26 Agustus 2020   19:29 Diperbarui: 27 Agustus 2020   19:41 4106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Melalui jaringan pertemanan, Gege dan Adit bertemu dengan Jonathan yang masih teman Gege saat SMU. Jonathan saat itu dinilai dapat memperkuat tim karena memiliki latar belakang lulusan fakultas ekonomi jurusan accounting Universitas Atma Jaya dan memiliki pengalaman dalam dunia usaha melalui usaha kontraktor yang sudah dirintisnya.

Gege, Adit dan Jonathan menjadi sering bertemu untuk berdiskusi panjang tentang keinginan masing-masing dalam membangun usaha dan bagaimana mengelola usaha ke depan agar terbangun kesepahaman satu dengan lainnya. 

Bagi ketiganya, kesepahaman satu dengan lainnya merupakan fondasi yang penting untuk menghadapi tantangan terbesar dalam bisnis, yaitu para pendiri bisnis tetap dalam perahu yang sama walau bisnis berjalan dalam kondisi yang buruk.  

Setelah yakin satu dengan lainnya, ketiganya sepakat untuk meluncurkan usaha dengan produk berupa pizza italia ala rumahan pada tahun 2014. Gege pun memberanikan diri untuk keluar dari pekerjaannya dan terjun ke dunia usaha supaya fokus menggarap usaha ini.

Premium Pizza Salah Satu Menu Andalan Toko Pizza (Sumber : Instagram Toko Pizza)
Premium Pizza Salah Satu Menu Andalan Toko Pizza (Sumber : Instagram Toko Pizza)

Untuk merajut mimpinya, ketiga pengusaha muda ini berani merogoh kocek sendiri di mana sebagian besar modalnya dipergunakan untuk membangun outlet di daerah Cinere Depok yang diberi nama Toko Pizza.  Outlet mengambil tempat di sebuah garasi rumah yang disulap menjadi tempat makan terbuka berukuran mini. 

Konsep outlet sengaja dibuat dengan tema homey agar pelanggan-pelanggan yang datang merasakan nuansa seperti masuk ke sebuah rumah modern yang nyaman. 

Tidak heran bila banyak pelanggan yang betah berlama-lama sembari menikmati pizza yang menawarkan berbagai menu pizza dengan pilihan seperti Beef Sausage, Tuna Mayo, Vegetaria, Meat Premium dan Cheese Mushroom. 

Selain itu, tempat pembuatan pizza berada di sisi area makan yang membuat pelanggan mendapatkan sensasi aroma Pizza yang sedang dipanggang.

Toko Pizza berhasil memikat lidah sejak peluncurannya. Usahanya terus meroket hingga modal yang sudah dikeluarkan para pemilik dapat kembali dalam 3 bulan saja. 

Kenikmatan pizzanya menjadi buah bibir yang membuat media-media ternama berminat untuk meliput usaha ini. Telepon juga tidak berhenti berdering untuk menawarkan investasi dana untuk pengembangan jumlah outlet, bahkan membeli seluruh usaha. Seluruh ide atau tawaran pengembangan usaha ditampung dan dilakukan riset serta penyusunan rencana bisnis.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun