Salah satu strategi menarik yang diterapkan beberapa pelaku UMKM adalah kolaborasi dengan pesaing. Ya, daripada terus bersaing dalam hal harga atau produk, mereka memilih untuk bekerja sama. Misalnya, melalui pemasaran bersama atau berbagi jaringan distribusi.
Pendekatan ini sesuai dengan pandangan Tambunan (2019), yang menekankan bahwa kolaborasi di antara pelaku usaha kecil dapat menciptakan sinergi dan memperkuat daya saing bersama. Dalam beberapa kasus, UMKM yang berkolaborasi mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan mengurangi tekanan persaingan langsung.
Menghadapi Tantangan dengan Adaptasi
Dalam wawancara lapangan, seorang pelaku UMKM makanan berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka kehilangan pelanggan akibat cacat produksi. Namun, dengan cepat mereka melakukan perbaikan, meningkatkan pengawasan kualitas, dan berhasil memenangkan kembali kepercayaan konsumen.
Kisah ini menunjukkan pentingnya kemampuan adaptasi. Ary, Jacobs, dan Razavieh (2010) dalam penelitian mereka menekankan bahwa adaptasi adalah elemen penting dalam mempertahankan keberlanjutan usaha, terutama di pasar yang terus berubah.
Saran Ahli untuk UMKM :
Berdasarkan analisis dari berbagai ahli dan pengalaman lapangan, berikut langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan oleh UMKM:
Fokus pada Pengawasan Kualitas
Produk yang berkualitas akan selalu memiliki tempat di hati konsumen, bahkan di tengah persaingan ketat.Investasi pada Inovasi
Inovasi tidak hanya terbatas pada produk, tetapi juga mencakup cara pemasaran, layanan, dan kemasan.Optimalkan Teknologi Digital
Gunakan media sosial, e-commerce, dan alat digital lainnya untuk meningkatkan visibilitas dan efisiensi.Bangun Kemitraan Strategis
Jangan takut untuk bekerja sama dengan pesaing atau mitra lain yang dapat memberikan manfaat bersama.-
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!