Mohon tunggu...
Andika Afriansyah
Andika Afriansyah Mohon Tunggu... -

Seorang dokter dengan hobi traveling dan fotografi visit my blog di andika-afriansyah.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Artikel Utama

24 Jam di Pulau Kanawa, Liburan Mengesankan di Labuan Bajo

18 Juni 2014   03:03 Diperbarui: 20 Juni 2015   03:19 1330
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pulau Kanawa nan Eksotis

Pulau Kanawa menghadirkan eksotika alam dan keramahan pelayanan bagi Anda yang mendambakan liburan tak terlupakan.

Jika Anda mendengar nama Labuan Bajo, gambaran yang terpikirkan oleh para pencinta traveling adalah petualangan seru dengan Komodo liar. Akan tetapi, mari kita mengangkat sisi lain liburan ke Labuan Bajo. Kita tinggalkan sejenak sang Komodo, biarlah dia beristirahat sambil mencari mangsanya. Singgah di Pulau Kanawa menjadi alternatif bagi traveler setelah melihat si Varanus Komodensis yang gagah perkasa.

Pulau Kanawa menjadi akhir perjalanan kami setelah tinggal di boat selama 2 hari 1 malam mengelilingi pulau-pulau di sekitar Labuan Bajo. Sang Kapten kapal mengarahkan kemudinya menuju salah satu Pulau terpencil bernama Pulau Kanawa. Kami tiba di Pulau Kanawa sekitar pukul 2 siang. Kapal kami berlabuh di dermaga kayu nan indah dengan atap berumbai. Saat kami turun di dermaga, Air sebening kaca menyibak kehidupan bawah laut di sekitar Pulau Kanawa. Warna-warni koral yang terlihat tanpa perlu mencebur ke laut menjadi etalasa sang Pulau nan Eksotis ini.

Kami segera bergegas menuju resepsionis penginapan. Resepsionis penginapan terletak di satu-satunya restaurant yang ada di Pulau ini. Pulau Kanawa menawarkan tiga alternatif tempat tinggal bagi para traveler. Anda dapat menempati Bungalo yang berbentuk rumah panggung, atau tinggal di Bale-Bale di sekitar pantai. Pilihan lainnya adalah pengunjung dapat tinggal di tenda yang sudah di siapkan si pengelola pulau. Tentunya, ketiga alternatif tempat tinggal tersebut menawarkan fasilitas yang berbeda dengan harga yang berbeda pula.

Saat matahari sudah agak rendah, kami memutuskan untuk naik ke atas bukit. Pengelola Pulau Kanawa sudah membuat jalur tracking menuju puncak agar kami dapat menikmati matahari terbit di sana. Tracking ke puncak bukit membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit. Para traveler sebaiknya memakai sepatu atau sendal gunung karena medan yang cukup sulit. Sesampainya di puncak bukit, Anda akan menemukan balai-balai dan tempat duduk yang khusus disiapkan oleh pengelola pulau agar para pengunjung dapat menikmati matahari terbenam dengan nyaman. Salah satu keunikan pulau ini adalah Anda dapat menikmati matahari terbit dan terbenam dari atas bukit, hanya jalur trackingnya saja yang agak sedikit berbeda.

Setelah matahari turun di bawah horizon, kami segera turun agar saat tracking ke bawah kondisi tidak terlalu gelap. Kami lalu memutuskan untuk segera santap malam di satu-satunya restoran yang ada di sini. Restoran ini menawarkan variasi makanan yang cukup banyak. Mulai dari pasta khas Italia, hingga makanan Indonesia seperti opor ayam. Malam hari di Pulau Kanawa menjadi pengalaman yang cukup unik. Pukul 6 sore, generator dinyalakan untuk menyediakan pasokan listrik ke Penginapan. Maklum, PLN belum membuka cabang di Pulau ini. Generator akan dimatikan pukul 11 malam, sehingga kami memiliki waktu sekitar 5 jam untuk mengisi ulang baterai alat-alat elektronik yang kami bawa. Setelah generator di matikan, kondisi pulau akan gelap gulita. Kami sempat bingung bagaimana menghabiskan malam ini. Kami iseng berjalan-jalan ke sekitar dermaga menggunakan senter yang kami bawa. Melihat ke atas, kami tercengang karena di tengah-tengah langit terhampar ribuan bintang dengan jalur milky way yang dapat terlihat dengan mata telanjang. Menghabiskan malam dibawah Milky Way membuat kita merasa kecil sebagai manusia, galaksi Bima Sakti terhampar luas di atas kepala kita.

Menikmati Pulau Kanawa kurang lengkap apabila belum melihat dunia bawah lautnya. Kami menyembatkan untuk mengambil paket Diving Discovery, yang disediakan oleh agen diving PADI. Bagi Anda yang belum pernah Diving, PADI menawarkan pengajaran Diving bagi pemula. Pelajarannya pun cukup sistematis, mulai dari perkenalan alat, nonton video, praktik alat di tempat dangkal, hingga diving di sekitar dermaga. Apabila Anda tidak tertarik untuk diving, dunia bawah lautnya dapat dinikmati dengan Snorkling. Pengelola Pulau telah menyediakan masker snorkling beserta pelampungnya yang siap anda gunakan di sekitar pulau.

Sehabis Diving, kamipun segera bergegas untuk melanjutkan perjalanan. Kapal yang sudah kami carter sehari sebelumnya sudah siap membawa kami ke Labuan Bajo. Kembali ke Labuan Bajo bukan berarti akhir perjalanan kami. Masih banyak tempat-tempat indah lain di Pulau Flores yang harus kami singgahi. Akan tetapi, dua hari di Pulau Kanawa sudah cukup mengisi memori kami bahwa ada surga bernama Kanawa di tanah Indonesia ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun