Dalam pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemikiran Muhammad Iqbal, tokoh muslim terkenal dari benua India, memiliki pengaruh yang signifikan dalam konteks Islam dan umat muslim. Iqbal menekankan pentingnya pengembangan diri dan kebangkitan spiritual individu melalui konsep "khudi" atau "ego". Selain itu, Iqbal juga mengadvokasi persatuan umat muslim, pendidikan, pembaruan hukum Islam, dan perjuangan ppolitik Pemikiran Iqbal tentang pengembangan diri dan kebangkitan spiritual individu menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam memperjuangkan keseimbangan antara tradisi dan modernitas. Ia mengajak umat muslim untuk mengadopsi ilmu pengetahuan modern dan teknologi sebagai sarana untuk kemajuan mereka, sambil tetap mempertahankan nilai-nilai kebudayaan dan spiritualitas Islam.
Pemikiran Iqbal juga relevan dengan tantangan zaman saat ini, seperti ketidakadilan, ketegangan antaragama, dan ketidakseimbangan dalam pengembangan sumber daya manusia. Konsep-konsep seperti pendidikan, persatuan, pembaruan hukum Islam, dan perjuangan politik yang diperjuangkan oleh Iqbal tetap menjadi sumber inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang. Melalui pemahaman dan pengaplikasian pemikiran Iqbal, umat muslim dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih adil, harmonis, dan berkemajuan. Pemikiran Iqbal menjadi warisan tak ternilai bagi umat muslim di seluruh dunia, dan terus relevan
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H