Mohon tunggu...
Ananda Rio Setya
Ananda Rio Setya Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Semester Tua

Mahasiswa Peternakan dari Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro Semarang

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Inovasi Pembuatan Biopori Menggunakan Barang-Barang Bekas dalam Rangka Persiapan Lomba Hatinya PKK di Desa Terwidi

12 Februari 2022   20:38 Diperbarui: 12 Februari 2022   21:06 686
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Desa Terwidi RT 02/04 terpilih untuk mewakili RW 04 dalam perlombaan "LOMBA HATINYA PKK". Perlombaan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang dan berjalan setiap tahunnnya. Perlombaan ini memiliki jenjang yaitu dari tingkat keluarahan, kecamatan dan kota. Kegiatan ini bertajuk memanfaatkan lingkungan sekitar termasuk ban bekas kendaraan, sampah plastik, bekas botol minuman dan kemasan makanan. Kegiatan ini sekaligus untuk mempercantik wajah desa. Taman sehat ini terdiri dari beberapa tanaman hias, sayuran dan tanaman toga.

Perlombaan taman sehat ini juga mendorong warga masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan hidup, dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai. Perlombaan ini juga menjadi ajang untuk melakukan inovasi dalam pemanfaatan lahan yang sempit, seperti pembuatan taman, kolam ikan, hidroponik dan tempat penyerapan air (biopori) menggunakan bahan yang ramah lingkungan.

Untuk mendukung perlombaan ini, lebih khusus untuk taman sehat di RT 02/04 Desa Terwidi mahasiswa kkn undip membantu memberikan inovasi yaitu, membuat biopori untuk penyerapan air supaya tidak menggenangi halaman-halaman rumah warga. Biopori ini menggunakan bahan-bahan seperti pipa paralon bekas dan kaleng kemasan susu bekas, kemudian kaleng dan pipa di beri lubang tiap sisinya untuk penyerapan air. Kaleng digunakan untuk penutup bagian atas paralon, kemudian pipa ditanam di tanah pada kedalam 70 -- 100 cm.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun