Berbicara tentang perubahan iklim, belakangan ini juga populer mengenai istilah Net-Zero Emissions.
Hmmmm, apa itu?
Net Zero Emissions atau nol bersih emisi adalah kondisi dimana emisi karbon yang dihasilkan oleh manusia di muka bumi diserap sepenuhnya oleh pohon, laut, dan tanah, sehingga tidak sampai ke atmosfer dan membentuk efek rumah kaca.
Karbondioksida adalah faktor utama perubahan iklim. Oleh karena itu, menekan produksi zat tersebut adalah cara tepat menjaga suhu bumi tetap dingin. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Misalnya dengan menanam pohon, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, mengurangi penggunaan kantong plastik, dsb.
Untuk saya sendiri, ada dua hal yang sudah saya lakukan sudah sejak lama. Yaitu dengan membuat komposter pengubah sampah menjadi pupuk, dan menyuarakan aksi peduli lingkungan lewat blog. Berikut ulasan lengkapnya.
1.Membuat komposter pengubah sampah jadi pupuk
Sudah sejak lama saya memanfaatkan komposter pengubah sampah jadi pupuk. Tujuannya agar lingkungan rumah tetap bersih bebas sampah.
Sampah rumah tangga seperti sisa makanan atau sisa sayuran yang tidak terpakai, saya masukkan ke dalam tong komposter ini agar tidak menumpuk jadi sampah dan menimbulkan pencemaran.
Di bagian bawah komposter ini terdapat keran untuk menampung air lindi yang bisa digunakan untuk pupuk tanaman. Dan ternyata pupuk ini sangat subur untuk tanaman. Begitu disiramkan dengan dicampur air (takaran 1 botol untuk 1 ember air), beberapa hari berikutnya tanaman langsung subur.
Komposter ini dibuat menggunakan dua buah ember cat bekas yang di lubangi dibagian dasarnya agar air lindi bisa keluar. Dan setelah sampah penuh, bisa diambil dan dicampurkan dengan tanah untuk membuat media tanam. Langkah-langkah pembuatannya bisa tonton di video ini.