Mohon tunggu...
amalia putri susanti
amalia putri susanti Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB

Penugasan Artikel Pelajar/Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Inovasi Pembelajaran Daring

15 Juli 2021   12:05 Diperbarui: 15 Juli 2021   12:39 377
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah sebuah virus mirip pneumonia yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Karakteristik virus ini adalah kecepatan penyebaran yang tinggi. Sehingga, WHO pada tanggal 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pandemi global. Pada saat ini kondisi di dunia Pendidikan, kegiatan  pembelajaran tatap muka di sekolah secara tiba-tiba mengalami perubahan yang sangat drastis.

Pemerintah segera memutuskan menerapkan kebijakan untuk meliburkan siswa dan mulai menerapkan metode belajar baru yaitu, dengan sistem belajar daring (dalam jaringan) atau online. Pembelajaran melalui daring adalah sebuah metode pembelajaran yang diterapkan kepada seluruh pelajar maupun mahasiswa di Indonesia bahkan di dunia, pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini kita harus menjaga jarak guna memutus rantai penyebaran covid-19 ini. Maka dari itu, diadakan lah program pembelajaran daring.

Pembelajaran secara online dapat memanfaatkan platform berupa aplikasi, website, jejaring sosial maupun learning management system. Secara umum, siswa merasa puas  mengenai pelaksanaan pembelajaran. dan tidak tertekan oleh waktu karena mereka dapat mengatur sendiri jadwal dan tempat dimana mereka ingin mengikuti pembelajaran dalam satu hari tersebut. Namun, kenyataannya pembelajaran daring banyak membuat tenaga pelajar dan siswa merasa kesulitan.  

Proses pembelajaran yang harus dilakukan secara daring tentu membutuhkan dukungan perangkat smartphone, atau bisa juga menggunakan laptop yang dapat mengakses informasi jarak jauh. Namun, tak sedikit siswa yang mengeluhkan mengenai teknologi yang dipakai dalam pembelajaran daring ini. Ada yang mengeluh pasal sinyal yang kurang mendukung karena faktor geografis tempat tinggal mereka yang berada jauh dari sumber sinyal layaknya di kota-kota besar.

Lamanya masa pembelajaran daring juga menyebabkan peserta didik jenuh karena pembelajaran yang begitu-begitu saja, dan tidak adanya pengawasan dalam pembelajaran. Jika hal ini terus terjadi, maka kualitas pendidikan secara luas akan terpengaruh dan mengalami penurunan.

Untuk itu, perlu dilakukan upaya dan inovasi dalam kegiatan belajar-mengajar agar motivasi belajar siswa terus ada dan tidak mengalami penurunan yang drastis selama masa pandemi ini. Lantas, inovasi apakah yang dibutuhkan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan?

Selain murid yang berperan aktif, rupanya pengajar pun juga harus turut berperan aktif. Memberikan banyak tugas juga bukan sebuah solusi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dalam kegiatan belajar-mengajar diperlukan sebuah ice breaking  untuk menghilangkan rasa penat di otak. Seperti dengan menggunakan metode permainan, seperti quiz berhadiah agar murid bisa lebih termotivasi untuk belajar lebih giat lagi.

Saat jam istirahat berlangsung, siswa bisa diarahkan untuk melakukan kegiatan lain diluar jam kelas, seperti menjalani hobby. Misalnya siswa tersebut mempunyai hobby bermain gitar, maka saat jam kosong siswa bisa diselingi bermain gitar guna untuk menyegarkan otak. Selain itu, siswa bisa mengisi waktunya dengan berdiskusi kelompok dengan rekan belajarnya. Jadi, waktu senggang siswa bisa di isi dengan kegiatan yang bermanfaat dan tentu menyenangkan bagi masing-masing siswa.

Metode dalam pelaksanaan ujian daring pun juga bisa di inovasikan dengan menggunakan platform unik yang ber-animasi dan bisa ditambahkan gambar atau video yang menghibur siswa. Adapun platform yang digunakan salah satunya adalah aplikasi quizziz atau kahoot. Dengan hal ini, siswa bisa diyakinkan ketika ujian berlangsung tidak akan memiliki rasa tegang dan bisa menikmati proses pelaksanaan ujian daring.

Kesimpulannya, pandemi Covid-19 bukan lah suatu penghalang bagi dunia pendidikan. Cukup hadirkan berbagai inovasi baru alam metode pembelajaran, dan jadikan pandemi ini sebuah tantangan bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan sebagai wadah untuk mencari jati diri dari seorang individu. Disamping itu semua, terdapat juga dampak positif yang di timbulkan. Dampaknya sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari siswa. Mereka menjadi insan yang lebih kreatif, inovatif, dan pastinya menjadi seorang pekerja keras yang bisa menjadi bekal masa depan mereka dan juga bangsa Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun