Pada hari sabtu tanggal 14 oktober 2023, mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester 3A STKIP Muhammadiyah Kuningan mengunjungi sebuah tempat pembuatan kerajinan untuk memenuhi tugas terstruktur Mata Kuliah Seni Rupa yang diampu oleh Bapak Andi Rohendi, M.Pd. Kami dari kelompok 5 yang beranggota Imam Prayoga, Ismawati, Ucu Sunengsih, dan Susi Sumiati.
Kelompok ini melakukan observasi ke tempat sekaligus toko jasa pembuatan ukiran yang bernama 'Sela Asri Industri Kerajinan Batu dan Kubah', yang terletak di Jl. Raya Siliwangi Desa Kramatmulya Pemilik usaha ini bernama Bapak H. Eman Sulaeman.
Bapak H. Eman membuka usaha pada tahun 2004. Dalam perjalanan usahanya bapak H. Eman sudah memiliki beberapa karyawan dan pada tahun pertama mendirikan usahanya bapak H. Eman sudah memiliki banyak pelanggan dan sampai sekarang beliau masih terus berinovasi bagaimana caranya mengembangkan toko ini untuk bisa membuka cabang di daerah lain.
Kerajinan yang dibuat di toko ini tidak hanya kubah, namun ada juga kerajinan yang lain seperti batu ukir, dan nisan. Harga barang yang dijual di toko ini cukup terjangkau, tergantung tingkat kesulitan pembuatannya.
Bahan utama yang dipakai di toko ini yaitu batu dan stenlis. Bahan utama yang digunakan dikirim seminggu sekali. Untuk proses pembuatan dikerjakan secara manual oleh karyawan dan bapak H. Eman sebagai pengarah dalam pembuatan kerajian tersebut. Untuk waktu pengerjaan disesuaikan dengan tingkat kesulitan suatu kerajinan, apalagi ketika membuat ukiran di batu perlu memakai teknik ukir tergantung dengan jenis ukiran yang akan dibuat.
Di dalam perjalanan usahanya, bapak H. Eman menjual secara langsung dan secara online. Untuk penjualannya bapak H. Eman lebih menekankan secara langsung, dikarenakan pelanggan dapat melihat dan memilih secara langsung bentuk kerajinan yang sesuai dengan kriterianya.
Dalam penyelesaian pengerjaannya bapak H. Eman melakukan evaluasi terkait kerajinan yang sudah dibuat. Apakah kerajinan tersebut sudah sesuai dengan keinginan/pesanan ataukah belum? Dan jika belum, dapat dilakukan lagi perubahan atau pembuatan ulang. Hal yang bisa teladani dari bapak H. Eman bahwa hasil itu dilihat dari proses, bila prosesnya sudah dikatakan sangat baik maka hasil juga dapat dikatakan sangat baik.
https://instagram.com/stkipmkng?igshid=MzRlODBiNWFlZA==
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H