Mohon tunggu...
Ali Mutaufiq
Ali Mutaufiq Mohon Tunggu... Konsultan - Konsultan

Menulis Artikel kehidupan dan Umum

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Maqashid Syariah: Peran Hidup Gen Z di Era Digital

1 Desember 2024   07:39 Diperbarui: 1 Desember 2024   07:39 24
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bagi Alif, ini adalah petunjuk bahwa meskipun dunia digital menawarkan berbagai godaan, ia harus tetap teguh menjaga imannya dan menjaga agar interaksinya di dunia maya tetap sesuai dengan ajaran Islam.

  1. Menjaga Jiwa

Dunia digital sering kali penuh dengan informasi yang bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Dalam Islam, menjaga jiwa dan kesehatan adalah hal yang sangat penting. Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka baiklah seluruh tubuhnya. Jika segumpal daging itu rusak, maka rusaklah seluruh tubuhnya. Itulah hati." (HR. Bukhari dan Muslim)

Alif mulai menyadari bahwa dunia digital, meskipun memberikan banyak keuntungan, juga bisa merusak jiwa jika tidak bijaksana dalam menggunakannya. Ia memutuskan untuk lebih berhati-hati dalam memilih konten yang dikonsumsi dan lebih banyak meluangkan waktu untuk kegiatan yang memperbaiki kesehatan mental dan rohaninya.

  1. Menjaga Akal

Salah satu tujuan syariah adalah menjaga akal. Di dunia digital, kita sering kali terpapar informasi yang tidak jelas kebenarannya, atau bahkan fitnah. Alif teringat pada firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu seorang fasik dengan membawa berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa sengaja." (QS. Al-Hujurat: 6)

Menjaga akal berarti tidak terjebak dalam informasi yang salah dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil di dunia maya sejalan dengan nilai-nilai yang benar. Alif mulai lebih selektif dalam menyaring informasi dan lebih bijaksana dalam menanggapi isu-isu yang berkembang di media sosial.

  1. Menjaga Harta

Di dunia digital, kita juga diajarkan tentang bagaimana memperoleh dan mengelola harta. Islam mengajarkan bahwa harta adalah amanah yang harus digunakan dengan baik dan tidak disalahgunakan. Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya, di antara yang paling baik yang dapat kamu sedekahkan adalah harta yang kamu miliki dengan ikhlas." (HR. Bukhari)

Bagi Alif, menjaga harta tidak hanya tentang mendapatkan keuntungan materi di dunia maya, tetapi juga tentang menggunakannya untuk tujuan yang baik, seperti berbagi dengan sesama dan mendukung kegiatan yang bermanfaat.

  1. Menjaga Keturunan

Dalam dunia digital, banyak godaan yang bisa merusak kehormatan diri dan keluarga. Islam mengajarkan pentingnya menjaga keturunan dan kehormatan keluarga. Allah SWT berfirman:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun